Dewan Minta Dinas PMD Tingkatkan PAD Lewat Bumdes

JONAIDI

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu diminta berperan aktif dalam mendorong peningkatan atau pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam suatu desa, melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan modal utama bersumber dari dana desa (DD). Hal itu ditegaskan anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM, Senin (2/12).

“Bumdes memiliki peran yang penting, terutama sebagai potensi pendapatan asli desa (Pades) yang tentunya berdampak terhadap peningkatan ataupun pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Hanya saja Dinas PMD harus turut berperan aktif, sehingga keberadaan Bumdes bisa berdampak positif dari sisi menggerakkan ekonomi di desa,” kata Jonaidi kepada Bengkuluekspress.com, Senin (2/12).

Dilanjutkan Politisi Gerindra itu, jangan sampai keberadaan Dinas PMD Provinsi, hanya terkesan sekedar mengawasi penggunaan DD saja. Karena Dinas PMD ini juga ada di kabupaten, belum lagi instansi terkait yang juga memiliki kewenangan mengawasi penggunaan DD.

“Jadi penting bagi Dinas PMD Provinsi misalnya mendorong agar Bumdes di desa benar-benar optimal keberadaannya,” ungkapnya.

Mantan ketua komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu itu mengharapkan, Dinas PMD Provinsi turut membantu pemerintahan desa mengidentifikasi potensi yang dimiliki desa, untuk dikembangkan menjadi Bumdes. Seperti contoh di desa di Kabupaten Kepahiang yang memiliki potensi komoditi kopi.

“Bagaimana desa itu dibantu mesin pengering kopi, untuk menghasilkan kopi sesuai kebutuhan pasar yang nantinya di kelola Bumdes,” terangnya.

Ia menambahkan, langkah-langkah seperti ini harus dilakukan, agar DD yang dikucurkan pemerintah pusat jangan habis hanya untuk membuat siring saja.

“Kalaupun ada Bumdes bergerak di bidang simpan pinjam. Nah, kalau ada yang nunggak bisa-bisa Bumdes nantinya malah bangkrut. Makanya peran Dinas PMD Provinsi harus ada dalam masalah ini,” tegas Jonaidi.

Sementara itu, Kadis PMD Provinsi, HM. Syahroni, S.Sos, MM mengatakan, sejauh ini pihaknya terus mengupayakan agar desa membuat Bumdes, tujuannya untuk mengatasi masalah ekonomi yang ada di desa.

“Sejauh ini sudah ada yang berkembang, bahkan di beberapa kabupaten ada Bumdes milik bersama. Seperti di Kabupaten Bengkulu Utara dan Rejang Lebong,” tutupnya. (HBN)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*