Dewan Kota Bengkulu Pertanyakan Progres Pinjaman BJB

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bengkulu mempertanyakan progres rencana Pemerintah Kota Bengkulu untuk meminjam dana sebesar Rp 250 miliar ke Bank Jabar Banten (BJB).

Pasalnya setelah pihak legislatif menyetujui rencana pinjaman tersebut di akhir Oktober lalu, hingga kini tak ada laporan terkait progres pinjaman yang katanya diperuntukan membangun infrastruktur tersebut.

Marliadi

Wakil Ketua I DPRD Kota Marliadi mengatakan, saat persetujuan lalu pihaknya menyetujui batas maksimal pinjaman atau plafon pinjaman di angka tertinggi yakni 250 miliar, sebagaimana pengajuan yang akan dilakukan pemkot.

“Belum tahu progresnya sudah sampai mana, kalau batas pinjaman ya Rp 250 miliar,” terang Marliadi, Rabu (08/01).

Namun jika nantinya pinjaman yang disetujui lebih kecil, maka dewan sendiri mempersilakan Pemkot untuk memikirkannya kembali, apakah akan menerimanya atau tidak. Diketahui saat ini prores sendiri masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri dan Kementerian Keuangan. “Kalau nanti besarannya kurang dari yang diajukan maka kita serahkan ke pemkot,” jelas Marliadi.

Sementara itu, diketahui besaran bunga pinjaman ke BJB ialah 11 persen dari anggaran yang akan disetujui dan dikarenakan hingga saat ini besaran pinjaman tersebut belum diketahui maka pemkot pun telah menyiapkan anggaran senilai Rp 28 miliar. (ibe)