Dewan Kaur Desak Bongkar Warem

IRUL/BE
PARIPURNA: Wabup Kaur, Hj Yulis Suti Sutri saat menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi di DPRD Kaur mengenai laporan pertanggungjawaban APBD Kaur 2019, Senin (13/7).

BINTUHAN, Bengkuluekspress.com – Salah seorang anggota DPRD Kaur asal Kecamatan Tanjung Kemuning, Irwanto Tohir, mendesak Pemkab Kaur dan penegak hukum membongkar warung remang-remang (Warem) yang ada di Kecamatan Tanjung Kemuning.

Sebab ia menilai keberadaan Warem itu membuat masyarakat Tanjung Kemuning tidak nyaman dan bahkan menjadi salah satu pemicu terjadinya keributan.

“Di sini saya minta Pemkab Kaur dan penegak hukum tegas membongkar dan menutup seluruh Warem yang ada di Sulawangi Kecamatan Tanjung Kemuning,” sampai Tohir saat menyampaikan interupsi di tengah sidang paripurna jawaban eksklusif terhadap pandangan fraksi-fraksi di DPRD Kaur, mengenai laporan pertanggungjawaban APBD Kaur 2019 kemarin (13/7).

Dikatakan politisi dari Partai Perindo itu, keberadaan Warem sangat mengkhawatirkan dan terus menjadi momok bagi masyaralat di Desa Sulauwangi dan juga desa-desa lain di Kecamatan Tanjung Kemuning.

Dia juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku penusukan atau pembacokan terhadap warga Sulauwangi yang terjadi beberapa hari yang lalu.

“Kejadian beberapa waktu lalu sangat memalukan, dan kami juga meminta kasus ini diusut tuntas pelaku yang terlibat ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Puji Prayitno S IK MH melalui Kabag Ops Polres Kaur AKP Fakhrul Ikhwan SH.

ia menyampaikan jika Polres Kaur bersama pihak terkait akan membentuk tim mengenai kabar masih dibukanya sejumlah Warem yang ada di Kecamatan Tanjung Kemuning.

Perwira asal Kaur ini juga menegaskan setelah tim ini terbentuk nanti Warem akan dibongkar.

“Untuk Warem ini kita akan melakukan pengecekan dan nanti kita akan lihat kegiatannya. Kalau terlibat praktek prostitusi, tentu akan kita bongkar, dan nanti kita akan membentuk tim membongkar Warem itu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kaur Juraidi SSos juga menyampaikan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama dengan unsur pimpinan lain.

Apakah nanti akan memanggil pihak terkait atau melayangkan rekomendasi kepada Pemkab Kaur terkait dengan permintaan itu.

“Kita mengutuk aksi pembacokan yang terjadi beberapa hari yang lalu, kita mendukung penuh penegak hukum mengusut hal ini, terkait dengan keberadaan Warem yang meresahkan warga itu,” jelasnya. (618)