Dewan Desak RUPS Bengkulu Mandiri

Siswadi-300x200BENGKULU, BE –  Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Siswadi SP mendesak agar pemeritah provinsi mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) di tubuh PT Bengkulu Mandiri yang notabennya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Pemilik saham harus segera mengelar  RUPS dan Komisaris Bengkulu Mandiri Pak Suardi Bahrun serta Dirutnya Pak Muhamad Djamil harus dinonaktifkan dulu,” ujar Siswadi.
Dijelaskan Siswadi memang sudah ada surat pengunduran diri, tapi belum disetujui  oleh pemegang saham sebelum ada RUPS  yang memundurkan diri ada 2 orang Suardi Bahrun dan Muhamad Jamil sebagai direktur.  Saat ini HM Djamil maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong/Lebong. Sedangkan  Suardi Bahrun dari partai Hanura Caleg DPRD Provinsi dari Dapil Seluma.
Ke depannya dewan  minta orang yang profesional dan jangan diisi mantan pejabat yang tidak produktif.  Dan jangan terkesan BUMD itu dijadikan lahan pekerjaan menghabiskan  uang daerah, dan Biro Ekonomi harus ketat melakukan pengawasannya anggaran  sebab Pemprov sudah menyuntik dana sebesar Rp 12 miliar sebagai tambahan modal, namun hanya  mendapatkan keuntungan Rp 1 miliar habis untuk membayar gaji karyawan dan operasional kantor. Hampir semua unit usaha seperti pengelolaan briket batubara, pengadaan  motor sunda, pengelolaan lapangan golf.
“Harus diaudit dulu harus jelas startnya, dan kalau tidak bisa maka harus dibubarkan,” kata Siswadi.  Sebelumnya gubernur sudah menyarankan agar mengundurkan diri setelah RUPS dan surat dari gubernur segera tunjuk Plt Direktur Utama oleh Biro Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu. (100)