Dewan Belum Tahu Ada Hibah Rp 1,9 M

MUKOMUKO,BE – Hibah sebesar Rp 1,9 miliar yang diterima Kabupaten Mukomuko dari Negara Australia untuk pembangunan sekolah di Desa Maju Makmur Kecamatan Penarik belum diketahui banyak orang termasuk para anggota DPRD Mukomuko.

“Belum tahu kalau Kabupaten Mukomuko mendapatkan kucuran dana hibah sebesar Rp 1,9 miliar. Saya saja baru tahu dari wartawan Bengkulu Ekspress,” aku anggota Komisi III Bidang Pendidikan, Rusman Aswardi ketika dikonfirmasi BE, kemarin.

Dikatakannya, jika bantuan tersebut benar dari Australia ataupun sumber dari pihak manapun, semestinya Pemkab Mukomuko dalam hal ini dinas terkait menyampaikan laporan ke DPRD. Karena salah satu fungsi DPRD adalah pengawasan. “Seharusnya pihak eksekutif memberitahu kita yang duduk dilegislatif. Supaya kita bisa melakukan pengawasan terhadap dana tersebut,” ujarnya.
Di sisi lain, Rusman mengaku cukup bangga dengan adanya bantuan dari luar negeri tersebut, apalagi untuk mendukung pendidikan di Kabupaten Mukomuko.

Hibah tersebut sangat bagus untuk kepentingan pendidikan di Kabupaten Mukomuko. Namun kami mengharapkan adanya pemberitahuan, jika tidak bagaimana kami bisa melakukan pengawasan,” ujarnya. Rusman juga mengingatkan, hibah yang telah diterima Kabupaten Mukomuko untuk pembangunan  sekolah diharapkan dapat dijalankan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada.

Untuk mengetahui lebih jauh soal dana hibah itu, Rusman mengaku 1 Oktober mendatang pihaknya akan mengundang Dispendikbud. “Pada awal Oktober mendatang kita akan hearing dengan Dispendikbud. Nah pada saat itu kita akan menanyakan mengenai hibah yang katanya diperoleh dari Australia itu,” ungkapnya. (900)