Dewan Akan Panggil Disdikpora

HEARING : Pengawas sekolah sedang menyampaikan aspirasi terkait mutasi guru kepada Komisi C DPRD BS di ruang rapat komisi kemarin.

 

KOTA MANNA, BE – Usai menggelar pertemuan dengan para pengawas sekolah kemarin, dalam waktu dekat Komisi C DPRD BS akan memanggil kadis Dikpora BS dan kepala BKD BS. Pemanggilan tersebut terkait dengan mutasi guru yang digelar beberapa waktu lalu. Ketua Komisi C Faizal Mardianto SH didampingi Wakil Ketua II Drs Gunadi Yunir MM mengungkapkan, dari pertemuan antara anggota dewan dengan pengawas sekolah, ternyata banyak kejanggalan dalam mutasi guru tersebut. “Dengan adanya laporan dari para pengawas SMP terkait mutasi guru belum lama ini, dalam waktu dekat ini kami akan memanggil Disdikpora dan BKD,” katanya. Sebelumnya, sekitar pukul 09.30 WIB Komisi C mengundang 12 orang pengawas sekolah tingkat SMP di BS untuk meminta mereka hadir dan menyampaikan keluhan terkait mutasi guru yang digelar beberapa waktu lalu. Namun dalam pertemuan kemarin hanya 6 orang pengawas yang hadir yakni Emi Aprida SPd MPd selaku koordinator pengawas sekolah, Tauran SPd MPd, H Teguh Haryono Spd MPd, Rahmad Ramlan SPd, Nislin SPd dan Suharyanto SPd. Pertemuan tersebut digelar di ruang rapat komisi C dipimpin langsung Faizal Mardianto didampingi Gunadi Yunir. Para pengawas sekolah tersebut mengeluhkan banyaknya permasalahan yang timbul akibat mutasi. Mereka mengharapkan wakil rakyat dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga Disdikpora dapat mengevaluasinya kembali.”Kehadiran kami ke dewan ini agar dewan mengetahui kalau mutasi kemarin itu tidak tepat,” kata Emi mewakili teman-temannya. Mereka meyampaikan, mutasi yang digelar kemarin tidak sesuai dengan apa yang dilaporkan para pengawas maupun kepala sekolah mengenai kondisi guru di masing-masing sekolah.

Padahal setiap bulan mereka menyampaikan laporan ke dinas. dengan begitu mereka meminta apa yang dilaporkan tersebut menjadi bahan pertimbangan Disdikpora untuk menempatkan guru di sekolah tersebut. Dia mencontohkan di SMPN 27 BS di Kelurahan Masat, pada mutasi kemarin mendapat tambahan 8 guru padahal di sekolah tersebut gurunya sudah pas. Dengan penambahan itu menjadikan sekolah itu kelebihan guru. Sedangkan di SMP Karang Cayo Kecamatan Pino Raya jumlah gurunya hanya 4 orang termasuk kepala sekolah. “Itu baru 2 sekolah yang kami contohkan, belum lagi di sekolah lain,” ucapnya. Dengan adanya informasi tersebut, Faizal mengatakan pihaknya akan secepat mungkin akan mengecek kebenarannya ke Dikpora BS. Jika apa yang disampaikan para pengawas tersebut terbukti, pihaknya akan meminta Dikpora untuk meninjau ulang mutasi tersebut. “Saya prihatin dengan adanya permasalahan mutasi ini, jika mutasi tersebut benar-benar amburadul, maka kami akan minta untuk ditinjau ulang,” pungkas faizal.(369)