Dessy Ratnasari Kejar Setoran Menuju Senayan

Dua Sinetron di Bulan Ramadan

KEGIATAN Dessy Ratnasari di panggung entertainmen makin bertambah. Selain disibukkan dengan sinetron stripping berjudul Istri yang Dikhianati, wajah perempuan kelahiran Sukabumi Jawa Barat, 12 Desember 1973 ini juga disibukan dengan sinetron stripping bergenre religi berjudul Kami Bukan Malaikat 2.

Dua sinetron yang tayang di MNC TV itu tayang di bulan yang sama, yakni bulan Ramadan. “Ada dua sinetron di bulan Ramadan ini,” kata Desy Ratnasari di sela-sela Program Aksi Nyata di Desa Cijurey, Gegerbitung, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (14/7).

Meskipun berbeda genre, Dessy menikmati setiap peran yang dibintanginya itu. Dua sinetron tersebut seakan menjadi sebuah suntikan vitamin dan pundi-pundi rezeki di bulan suci Ramadan ini. Sebab, belakangan ini diketahui aktris yang sempat terlibat dalam sinetron berjudul Sengsara Membawa Nikmat tersebut terlibat dalam dunia politik. “Kebetulan sekolah sudah beres, modal pendidikan cukup, usia untuk siapkan mental juga cukup. jadi karena ada kesempatan kenapa nggak digunakan,” katanya.

Meski kedua sinetron tersebut menguras tenaganya sebagai seorang ibu dari Nasywa Nathania Hamzah dan kegiatan kampanyenya sebagai calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) di daerah pemilihan Jawa Barat IV (Sukabumi) periode 2014-2019. Dia berusaha untuk semaksimal mungkin untuk menyesuaikan waktu dengan baik. Sehingga masing-masing aktivitas yang dijalaninya tersebut memiliki frekuensi yang sama. Baik itu untuk anak, akting, maupun kegiatan kampanye.

“Kalau Syuting sinetron itu hari Senin sampai Jum”at dan kalau sosialisasi satu hari dan itu hari weekand jadi nggak mengganggu aktivitas yang lain,” kata Dessy.

Bahkan dengan waktu yang dimilikinya, Dessy telah melakukan Program Aksi Nyata dengan memberikan sumbangan 30 mesin jahit ke Desa Cijurey, Gegerbitung, Sukabumi, Jawa Barat. “Selain mesin jahit, Lalu ada juga bantuan ke masjid  seperti karpet, perbaikan MCK. Jadi bukan cuma dibangun, tapi juga masyarakat jadi lebih rajin beribadah melalui program seribu masjid di Indonesia,” papar aktris yang lama tidak main filam layar lebar itu.

Lebih lanjut dikatakan Desy, meski memutuskan terjun ke dunia politik. Sejauh ini aktivitasnya di dunia entertainmen masih berjalan. Belum ada niat untuk menguranginya sebelum dirinya terpilih. Sejumlah tawaran untuk akting maupun menjadi presenter sejumlah program religi terus menghampirinya. Dua sinetron stripping yang di jalaninya itu pun tidak akan dijadikanya sebagai sinetron stripping terakhirnya di dunia hiburan. “Jadi sinetron terakhir? Belum tentu juga, kemarin saya dapat sinetron baru, dan proses pemilihan kan masih lama, dan tahun 2014 masih lama, pelantikan masih lama, selama masih belum dilantik main saja terus,” katanya lantas tertawa.

Desy mengemukakan di sinetron religi tersebut dirinya beradu akting dengan Oka Antara (Fadli), Reza Pahlevi (Najib), Donita (Jihan), Joe Project Pop (Barok). “Sinetron ini menceritakan dua orang pencopet dan penipu bernama Fadil (Oka antara) dan Najib (Reza Pahlevi), nekat menyamar menjadi ustad dan tinggal di pesantren demi menemukan harta yang terkubur di sana. Mereka menggunakan identitas palsu sebagai Ustad Rasyid dan Ustad Solihin. Fadil malah menemukan cinta dengan seorang muslimah bernama Jihan (Donita), anak dari pemilik Pesantren itu,” urainya.

Lantas Bagaimana tanggapan anak? “Komentar anak? Najwa suka agak risih kalau tahu ibunya artis. Kemana-mana harus dilihati orang, diminta foto. Pas tahu mau maju, ditanyain kerjanya apa,” paparnya. (ash)