Desi Ratna Sari Hilang

Sudah 3 Hari Tidak Pulang ke Rumah

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Laporan terkait orang hilang kembali diterima Polda Bengkulu. Kali ini, orang tua dari Desi Ratna Sari (14) warga Jalan Al-Mukaromah Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu mendatangi Polda Bengkulu untuk melaporkan terkait anaknya yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah yang mana diduga sudah dibawa seseorang.

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, korban diduga hilang usai pergi meninggalkan rumah sejak hari Senin (15/7) lalu, sekitar pukul 14.00 WIB dengan membawa baju menggunakan plastik asoy.Saat ditemui di Polda Bengkulu, orang tua koban, Muhammad Nur Almin menerangkan, bahwa anaknya sempat pamit pergi dari rumah untuk mengembalikan baju milik temannya dengan membawa dua pasang baju.

“Sempat pamit, mau mengembalikan baju milik temannya. Namun setelah pergi dari rumah, sampai sekarang tidak kembali lagi ke rumah,” ucap Muhammad Nur Almin sembari mengusap air matanya, kemarin (18/7).

Almin menjelaskan, tidak ada permasalahan di keluarga sebelumnya yang membuat korban kabur dari rumah. Bahkan dirinya telah sempat menanyakan keberadaan korban dengan temannya dan dikabarkan jika korban pergi bersama Sintia yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“Namanya anak perempuan Pak, sudah wajar kalau saya sering melarangnya karena takut kejadian seperti ini terjadi. Memang ada informasi jika anak saya itu pergi dengan Sintia, tetapi saya tidak tahu yang mana orangnya karena tidak pernah ke rumah bahkan alamat dan nomor handphonenya pun saya tidak punya Pak,” tuturnya.

Ia mengatakan, tidak tahu lagi mesti mencari kemana terkait keberadaan anaknya itu karena Desi tidak memiliki HP dan ia pun sudah mendatangi rumah keluarga lainnya serta teman-teman Desi tetapi tidak ada yang tahu.”Saya hanya memohon anak saya cepat ditemukan dan kembali dalam keadaan sehat dan selamat pak, saya minta kepada yang sudah membawa anak saya pergi untuk segera mengembalikannya karena dia masih kecil,” ucapnya sambil meneteskan air mata.

Terkait dengan kejadian itu, ia pun langsung membuat laporan ke SPKT Polda Bengkulu dan kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Dit Reskrimum Polda Bengkulu.”Ya memang ada orang tua yang membuat laporan terkait anaknya yang belum pulang selama 3 hari, diduga dibawa oleh seseorang. Yang jelas laporan tersebut akan kita dalami dan akan kita lakukan pemeriksaan terhadap teman-teman dekat korban ini termasuk kedua orang tuanya,” tutup Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos MH melalui Kasubbid Penmas, Kompol H Mulyadi SH. (529)