Desa Siaga Bencana Masih Nihil

Sekretaris BPBD Benteng, Abdul Razak
Sekretaris BPBD Benteng, Abdul Razak

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Dari 142 desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), belum satupun desa yang ditetapkan sebagai desa siaga bencana.

“Penetapan desa siaga bencana dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sampai saat ini, dari 5 desa yang kita usulkan belum ada yang ditetapkan sebagai desa siaga bencana,” ungkap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng, Abdul Razak.

Tanpa adanya desa siaga bencana, sambung razak, pihaknya tidak bisa mendapatkan suntikan dana untuk memberikan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat yang bertempat tinggal di daerah yang memang dikategorikan rawan bencana. Seperti daerah pesisir ataupun daerah yang memang berlokasi di tepi jurang.

“Pembentukan desa siaga bencana akan terus diperjuangkan. Kita akan berkoordinasi dengan Pemprov melalui BPBD Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Tujuan dibentuknya desa siaga, lanjut Razak, adalah untuk mengembangkan kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri untuk mewujudkan desa sehat. Menurut dia, tujuan tersebut tentu dapat dicapai dengan syarat terciptanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya kesehatan. Salah satu contohnya adalah meningkatnya keluarga sadar gizi, meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), meningkatnya kesehatan lingkungan desa, serta meningkatnya kemampuan dan kemauan masyarakat desa untuk menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan.

“Dengan adanya desa siaga maka dalam suatu desa tersebut diharapkan mampu untuk menangulangi bencana yang datang, bencana yang datang tak hanya bencana alam akan tetapi bencana kesehatan dan sosial juga termasuk didalamnya,” demikian Razak.(135)