Desa Sejarah dan Wisata

DESA Tabarenah yang terletak jalan lintas Curup-Lebong, tepatnya di Kecamatan Curup Utara bisa dibilang merupakan desa yang penuh dengan kenangan sejarah. Dulunya desa tersebut merupakan lokasi pertempuran para pejuang kemerdekaan melawan para tentara penjaja, hingga berdiri sebuah monumen tugu perjuangan.

Bukan hanya kenangan sejarah, kondisi alam Desa Tabarenah juga cukup menawan hingga menjadi daya tarik wisata. Sungai Musi dan pepohonan yang rindang yang tersedia di Desa tersebut cukup sering dijadikan lokasi tujuan wisata masyarakat. “Dulu sempat ada yang mengelola sungai Musi Tabarenah sebagai tempat wisata. Namun sejak pengelolanya meninggal dunia jadi tidak terawat lagi,” kata Kades Tabarenah Jonny A.

Pada waktu dikelola menjadi lokasi kunjungan wisata, sambung Kades, Desa Tabarenah khususnya aliran sungai Musi cukup ramai pengunjung yang datang sehingga didirikan pondok dan tempat berteduh warga yang berkunjung. “Kini tidak ada lagi pondok-pondok tempat berteduh, padahal dulu cukup potensial jadi lokasi wisata,” terang Kades.

Terkait hal itu, Jonny berharap potensi alam yang cukup menarik di Desa Tabarenah bisa dikelola sebagai lokasi wisata. Bisa dijadikan lokasi wisata memancing, pemandian, wisata kuliner, Outbound, yang diharapkan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat setempat.

“Sekarang sudah ada yang mau buat water bom. Hanya saja kondisi jalan menuju aliran sungai Musi dan pepohonan rindang yang tersedia disana sudah jelek. Jika dikelola menjadi tempat wisata, kami yakin akan menjadi salah satu alternatif kunjungan wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi,” terang Jonny. (999)