Desa Pandan, Destinasi Wisata Baru di Seluma

Lokasi destinasi wisata Desa Pandan mulai digalakkan oleh Pemerintahan Desa.

SELUMA UTARA, bengkuluekspress.com – Perda RTRW memang sudah harus dilakukan revisi. Pasalnya, Kabupaten Seluma mulai menjadi destinasi pariwisata. Terbaru adalah, Desa Pandan Kecamatan Seluma Utara. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mulai menggali semua potensi wisata yang ada. Mulai dari wisata alam berupa pemandangan bentangan persawahan, perbukitan, air terjun dan Sungai Air Seluma yang nantinya akan dikelola menjadi wisata arung jeram dan tubing.

“Kita mulai menata tempat yang menjadi destinasi wisata di kawasan Desa Pandan. Dengan menanam bunga agar menjadi cantik,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Pandan, Nelshon.

Dibeberkan, niat Pokdarwis mendapat dukungan dari desa dan perangkat termasuk masyarakat desa. Kepala Desa pun sangat mendukung, bahkan mengatakan rencana menjadikan Desa Pandan sebagai desa wisata sudah diwacanakan sejak awal dirinya dilantik sebagai kepala desa.

“Dukungan Kades dan perangkatnya ini menjadi motivasi kami untuk mengembangkan destinasi yang ada di Desa Pandan ini. Kami optimis desa kami ini akan menjadi desa wisata yang nantinya akan banyak dikunjungi wisatawan,” sampai Nelshon.

Gebrakan desa wisata juga menjadikan Desa Pandan juga sebagai destinasi wisata kuliner. Sehingga selain menikmati keindahan wisata, wisatawan yang berkunjung juga dapat menikmati sajian kuliner khas sayur (gulai, red) dusun juga kue khas beraroma pandan.  Gulainya seperti gulai ikan sungai, sambal tutus, gulai unji dan gulai ikan tapo.

“Jadi komplit, berwisata sambil menikmati sajian kuliner. Mohon doa dan dukungannya, agar ini segera terwujud dan dapat segera dinikmati wisatawan,” tukas Nelshon.

Harapan ke depan desa kami ini akan kami jadi desa wisata dengan suguhan wisata kuliner di tengah persawahan, akan tetapi banyak lagi wisata-wisata yang akan kami suguhkan menjadi kunjungan yang menarik. Diharapkan program ini menjadi terwujud sekaligus mendukung Pemerintah Kabupaten Seluma di sektor pariwisata. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*