Desa Pagar Dewa Jadi Pilot Project GISA

BINA: Dinas Dukcapil BS bersama Dinas Dukcapil Provinsi saat memberikan pembinaan kepada Pemerintahan Desa Pagar Dewa, Kota Manna, Kamis (10/6).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Dalam rangka untuk tertib administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dukcapil) Bengkulu Selatan (BS) melakukan pembinaan kepada pemerintah desa dalam program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA). Sehingga membuat desa sebagai percontohan atau pilot project GISA.

“Kita melakukan pembinaan kepada pemerintahan Desa Pagar Dewa, Kota Manna, yang kami jadikan sebagai pilot project GISA,” kata Kepala Dinas Dukcapil BS, Gunawan Suryadi SSos MAP usai melakukan pembinaan kepada pemerintahan Desa Pagar Dewa, Kamis (10/6).

Dalam pembinaan tersebut, pihaknya dibantu oleh pihak Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu. Dalam GISA ada 4 program yang dilaksanakan yakni Program Sadar Kepemilikan Dokumen Kependudukan, Program Sadar Pemutakhiran Data Penduduk, Program Sadar Pemanfaatan Data Kependudukan dan Program Sadar Melayani Administrasi Kependudukan. Dengan adanya program ini dapat menjadi sebuah upaya untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

“Dengan adanya pilot project ini,diharapkan warga memiliki kesadaran akan pentingnya administrasi kependudukan,” ujarnya.

Dijelaskan Gunawan, dengan adanya pilot project ini untuk mewujudkan desa sadar administrasi kependudukan. Sehingga dirinya menargetkan setiap Kecamatan ada satu desa atau bahkan dua hingga tiga desa yang menjadi pilot project GISA. Dengan begitu setiap kecamatan nantinya akan ada minimal satu desa atau dua hingga tiga desa yang menjadi desa sadar administrasi kependudukan. Dengan begitu nantinya akan diikuti desa lainnya.

“Harapan kami ke depan BS menjadi Kabupaten yang tertib administrasi kependudukan, kita akan terus lakukan pembinaan agar semua desa di BS menjadi desa tertib administrasi kependudukan,” harap Gunawan. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*