Desa Diminta Wujudkan Satu Desa Satu PAUD

CURUP, Bengkulu Ekspress– Untuk mewujudkan program pemerintah pusat yaitu satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong meminta peran serta masing-masing desa di Kabupaten Rejang Lebong untuk merealisasikannya. “Saya harap desa-desa yang ada di Rejang Lebong ini bisa membantu merealisasikan program pemerintah pusat yaitu satu desa satu PAUD,” sampai Asisten II Sekretariat Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, T Samuji SPd MM, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 bagi Kepala, pengelola atau guru TK dan PAUD di Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (24/4) kemarin.

Desa bisa mewujudkan program satu desa satu PAUD tersebut, karena menurut Samuji desa mendapat kucuran dana desa yang jumlahnya cukup banyak. Dimana dalam penggunaannya dana desa tersebut bisa digunakan untuk program pendidikan salah satunya untuk pendirian PAUD dimasing-masing desa yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.



“Karena penggunaan dana desa bisa untuk pendirian PAUD, saya harap Dikbud dapat bekerjasama dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Rejang sehingga program satu desa satu PAUD bisa terealisasi,” paparnya.

Dijelaskan Samuji, dari pemantauan yang ia lakukan salah satu kendala dari pendirian PAUD di desa-desa adalah terkait dengan sarana dan prasarana yang belum permanen, seperti tidak adanya lahan dan gedung untuk pembangunan PAUD itu sendiri. Oleh karena itu dengan adanya pemanfaatan dana desa ia berharap bisa menjawab atas persoalan yang terjadi tersebut.

Menurut Samuji, keberadaan PAUD sangat penting bagi anak-anak sebelum masuk dalam dunia pendidikan yang formal. Karena di PAUD mereka bisa belajar beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sebelum nantinya masuk dalam jenjang pendidikan formal. “Yang terpenting anak kita masuk PAUD adalah untuk mengajarkan mereka beradaptasi, jadi bukan untuk baca tulis atau menghitung,” tegas Samuji

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Dra Meli Resmani MSi mengungkapkan bahwa kegiatan Bimtek Kurikulum 2013 tersebut dilaksanakan selama 4 hari dengan jumlah pesertanya sebanyak 140 orang yang merupakan guru dan pengelola PAUD yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

“Dalam Bimtek ini akan kita sampaiakna materi, informasi dan penjelasakan konsep-konsep teoritis yang disampaikan melalui dikusi kelompok, presentasi dan tanya jawab,” terang Meli yang akrab disapa Pipit tersebut. Dengan adanya kegiatan tersebut, Pipit berharap bisa menjadi motivasi bagi paraa guru atau pengelola PAUD dalam meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kabupaten Rejang Lebong.(251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*