Desa Coko Enau Butuh Jembatan Permanen

BUTUH: Kondisi sungai Air Simbar Badak Desa Coko Enau yang butuh jembatan permanen, Minggu (25/4).

KAUR UTARA, bengkuluekspress.com – Warga Desa Coko Enau Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur, membutuhkan pembangunan infrastruktur jembatan permanen untuk kelancaran akses warga mengangkut produksi pertanian dan perkebunan menyeberangi aliran sungai Air Simbar Badak tersebut.

Sebab hingga kini warga harus menyeberangi sungai Air Sambar yang terkadang berarus deras karena tak ada jembatan ditempat itu.

“Sampai kini jembatan Air Simbar Badak itu belum ada dan kalau warga mengangkut hasil kebun harus nyeberang sungai itu. Makanya warga berharap jembatan Air Sambar ini dibangun jembatan beton komposit,” harap Ahmad Kudsi warga setempat kepada BE, Minggu (25/4).

Dikatakan mantan anggota DPRD periode 2009-2014 ini, jembatan tersebut berada di atas aliran Air Simbar Badak dengan panjang sekitar 15 lebih yang merupakan salah satu akses penting warga menuju kebun. Tentunya dengan pembangunan jembatan permanen ini sangat berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat. Sebab hanya jembatan tersebut yang bisa dilalui warga untuk melakukan aktivitas ke perkebunan dan ini harus menyeberang sungai.

“Kalau bisa dibangun permanen, tentu sangat membantu warga terutama untuk mengangkut hasil kebun karena kalau hujan deras air sungai itu tidak bisa dilalui warga. Tapi kalau musim panas bisa dan motor nyeberang terus,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Desa Coko Enau Suryanto mengakui, jembatan permanen desa mereka sudah sangat lama didambakan masyarakat sejak beberapa tahun lalu. Saat ini kondisi sungai Air Simbar Badak belum ada jembatan sehingga warga mengangkut hasil pertanian itu harus menyeberang sungai tersebut.

“Untuk usulan ke dinas terkait sudah kita lakukan dan mudah-mudahan tahun yang akan datang jembatan permanen di sungai Air Simbar Badak itu segera dibangun, sehingga warga tidak lalu kesulitan mengangkut hasil pertanian,” harapnya. (618)