Derta Promosi Kain Besurek Di Expo Nusantara TMII

IST/Bengkulu Ekspress PROMOSI: Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah saat mempromosikan besurek dalam acara pembukaan Expo Nusantara 2018 di Jakarta.
IST/Bengkulu Ekspress PROMOSI: Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah saat mempromosikan besurek dalam acara pembukaan Expo Nusantara 2018 di Jakarta.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah, secara langsung ikut mempromosikan kain besurek, yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu dalam acara pembukaan Expo Nusantara 2018 yang berlangsung di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin mengatakan, kain besurek yang menggunakan motif kaligrafi ini menjadi ciri khas untuk Bengkulu. Tak heran, koleksi besurek dari Musium Bengkulu cukup menarik perhatian pengunjung.

“Ini produk kami, kain besurek Bengkulu. Kain yang memiliki ciri khas berbeda dari provinsi lain yang ada di Indonesia,” terang Derta di acara Expo Nusantara 2018.

Menurutnya, kain besurek yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu ini akan terus dipromosikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Saat ini, kain besurek ini sudak banyak diproduksi, baik untuk baju batik besurek, kain panjang hingga untuk aksesoris lainnya. Indahnya kain besurek, juga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Bengkulu.

“Semua pihak, harus tetap ikut sama-sama mempromosikan kain besurek ini. Baik tingkat nasional hingga internasional,” paparnya.

Salah satu pengunjung Nusantara Expo 2018, Hamdi warga Tapal Kuda Jawa Timur mengaku, motif besurek terlihat memiliki daya magis. Sehingga kain tersebut memiliki seni tinggi hingga menarik orang untuk ikut memilikinya.

“Saya tertarik, satu sisi terlihat seperti lukisan kaligrafi arab yang indah,” ujar Hamdi.

Selain ikut promosikan kain besurek, Acara Nusantara Expo 2018 ini, digelar dalam rangka merayakan HUT TMII ke 43. Sebagaimana diketahui, TMII yang memiliki replika rumah adat tradisional dari seluruh Tanah Air ini, juga dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya tradisi di anjungan daerah masing-masing. Untuk Anjungan Provinsi Bengkulu, tanggal 22 April 2018, bakal menggelar pentas kolaborasi musik dhol. Pada kesempatan yang sama, setiap daerah bakal menggelar penampilan yang menggambarkan seni budaya dan tradisi masing-masing. Pada waktu yang bersamaan, di acara pembukaan Nusantara Expo, juga dilakukan penandatanganan MoU tentang penyenggaraan kearsipan antara Sekretaris Utama Arsip Nasional RI dengan Direktur Umum TMII. (151/rls)