Derita Korban Kebakaran Padat Karya Rumah Ludes, Isteri Melepuh

Balak, rezeki, jodoh dan maut memang tidak dapat dihindari oleh manusia. Balak ketika datang tidak memandang waktu dan kondisi. Seperti derita yang menimpa sepasang suami isteri, Bejo (40) dan Nengsih (37). Rumah mereka di Jalan Padat Karya RT 14 RW 4 Kelurahan Sumur Dewa, kemarin ludes terbakar. Naasnya lagi, saat kebakaran itu terjadi sang isteri sedang sakit dan berada di dalam rumah. Sang istri yang sakit tak bisa bangun saat kebakaran terjadi. Sehingga terluka, sekujur tubuhnya melepuh dilalap api. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan.
Seperti apa derita pasangan suami istri ini?

Berikut Laporannya

Novriyanto,Kota Bengkulu

Ketika menjelang siang, Bejo yang berprofesi sebagai buruh bangunan lepas itu tengah memetik buah kelapa hijau disamping rumah yang mereka kontrak. Buah kelapa itu, oleh Bejo mau diberikan pada istri tercinta, yang sedang mengidap suatu penyakit dan hanya bisa terbaring lemas di rumah saja.

Namun, saat Bejo memanjat Pohon Kelapa itu, tiba -tiba ia melihat ada gumpalan asap dari arah belakang rumah kontrakan mereka tersebut. Melihat hal itu, Bejo pun langsung meloncat ke bawah dan masuk ke rumah. Bejo mau menyelamatkan istrinya Nengsih.

Namun, ternyata kobaran api di rumah itu sudah besar. Wanita yang telah melahirkan 4 anak itu telah dijilat kobaran api. Sehingga, hampir sekujur tubuhnya, mulai dari tangan, kaki dan perutnya melepuh.

Namun begitu Bejo dengan beraninya menerobos api dan menyelamatkan istrinya dari kobaran api. Dengan perjuangan keras, akhirnya sang istri bisa dibawa ke luar rumah.

” Tadi saya lagi berada

diatas pohon kelapa, saya melihat

ada gumpalan asap sehingga

langsung turun dan menarik

isteri saya keluar, tapi ia terluka,

“ucap Bejo, di TKP kemarin.    

Selanjutnya Negsih langsung dilarikan ke RSUD M Yunus.
Sejauh ini, korban masih menjalankan perawatan intensif di RSUD  M Yunus Bengkulu.

Musibah kebakaran ini membuat Bejo dan keluarganya kehilangan harta bendanya. Tak ada harta yang bisa diselamatkan. Bejo harus merelakan harta bendanya tersebut. Bejo semakin pilu karema saat ini sang istri dirawat di rumah sakit. Ia pusing kemana harus mencari biaya pengobatan istrinya itu.

Bejo tidak menyangka menerima cobaan bertubi seperti ini. Namun keluarga ini tetap tabah, dan berserah diri kepada Allah Swt.
Kini Bejo bingung mau tinggal dimana. Karena rumah yang terbakar itu sudah rata dengan tanah. Untuk membangun rumah baru, ia tak punya uang. ”Belum tahu kami akan tinggal dimana lagi,mungkin cari rumah kontrakan baru” tandas lelaki itu. (**)