Demokrat Usung Helmi?

BENGKULU, BE – Situasi politik di Kota Bengkulu semakin dinamis memasuki masa pendaftaran. Informasi teranyar, DPP Partai Demokrat akan melabuhkan pilihannya kepada Helmi Hasan sebagai kandidat walikota. Pilihan ini didasarkan berbagai pertimbangan. Salah satunya incumbent H Ahmad Kanedi yang tak kunjung memberikan jawaban pasti atas deadline yang diberikan Demokrat. Selain itu elektabilitas Helmi Hasan dianggap yang paling mumpuni untuk mengimbangi incumbent di Pilwakot September mendatang.
Apalagi belakangan Ketua DPC Demokrat Kota Bengkulu Edison Simbolon berencana mengurungkan niatnya untuk ikut di kontestasi Pilwakot. Realitas politik memperlihatkan Edison lebih berpotensi untuk bertarung di Pilbup Seluma 2015 mendatang.
Pun begitu keputusan tersebut bukan tanpa tentangan. Pasalnya, DPD Demokrat Provinsi Bengkulu tetap ingin menjagokan Plt Ketua DPD Demokrat Provinsi Dian Syahroza untuk diusung di Pilwakot. Sebab, banyak yang berharap perahu Demokrat bisa tetap dilayari kader sendiri.
Ketika dikonfirmasi Sekretaris DPD Demokrat Provinsi Ahmad Ismail tak membantah nama Helmi Hasan muncul dalam pembahasan di DPP Demokrat. Soalnya beberapa anggota Tim 9 yang menjaring nama-nama kandidat mengusulkan nama Helmi sebagai kandidat walikota. Namun dipersyaratkan wakilnya tetap berasal dari kader Demokrat.
“Belum ada keputusan resmi DPP. Kalau nama Helmi muncul di DPP Demokrat itu iya,” ucapnya.
Ahmad Ismail mengungkapkan pihaknya tetap berharap Dian Syahroza yang diusung sebagai kandidat walikota. Sebab, non kader yang rencana diusung tidak realistis. Seperti saat akan mengusung incumbent beberapa waktu lalu.”Kita berharap ada kebijakan DPP mencalonkan Dian Syahroza,” tukasnya.
Senada diungkapkan anggota Tim 9, Firdaus Djailani. Setelah gagal komunikasi dengan incumbent Ahmad Kanedi, posisi Demokrat memang condong antara Helmi atau Dian. Namun pihaknya belum menerima keputusan resmi DPP mengusung siapa.
“Keputusan resminya akan keluar besok (hari ini),” ucapnya seraya menegaskan jika benar Helmi yang diusung bakal ada gejolak di internal Demokrat.

Pindah Jadwal

Pasangan HM Syamlan LC – Jumaris Dadang dan pasangan Ita Jamil-Tarmizi Gumay semestinya hari ini (6/6) mendaftrakan diri ke KPU Kota Bengkulu. Namun rencana itu batal. Mereka masih mempersiapkan diri beberapa persyaratan yang belum dilengkapi.
“Memang rencananya besok (hari ini,red), tapi masih ada kendala sehingga ditunda dulu,” kata anggota tim pemenangan Syamlan- Jumaris, Muklisin.
Ia menjelaskan jika semua syarat telah didapatkan, kemungkinan Kamis (7/6) Syamlan-Jumaris akan mendaftarkan diri. Namun sebelumnya pihaknya berkoordinasi dulu ke KPU agar bertabrakan dengan pendaftran calon lainnya.
Terkait dengan jumlah massa yang akan dibawa saat mendaftar, Muklisin mengatakan akan dilakukan secara sederhana yang beranggotakan hanya tim dan keluarga balon. Hal ini mengingat pasangan Syamlan-Jumaris sendiri belum diputusklan oleh KPU lolos menjadi calon.
“Mungkin waktu pengambilan nomor urut kami rame-rame lagi, takutnya kalau sekarang rame-rame terus siapa tidak lolos, kan malu,” sampainya.
Terpisah, wakil sekretaris DPD PDIP, HM Sidonaris mengatakan bahwa batalnya pasangan Ita Jami-Tarmizi Gumay mendaftarkan diri karena belum meminta izin dengan pengurus DPP PDIP. Sehingga pihaknya belum berani mendaftarkan diri jika belum mendapat izin.
“Jika sudah meminta izin, mungkin hari Jumat pukul 09.00 WIB pasangan Ita-Tarmizi akan mendaftarkan diri,” bebernya.
Sama dengan pasangan lainnya, pendaftaran pasangan ini juga akan dilakukan secara sederhana terdiri dari dari partai pengusung, mahasiswa, buruh, petani, nelayan dan beberapa tim pemenangan. “Pendaftrannya direncanakan biasa saja, hanya melibatkan perwakilan pendukung,” tutupnya.
Di bagian lain siang ini sekitar pukul 12.00 WIB pasangan kandidat walikota dan wakil walikota jalur perseorangan H Firdaus Rosid SE – Suroto SM SE MM yang akan mendaftar. Pasangan ini akan mendaftar secara sederhana. Hanya konvoi beberapa mobil saja.
“Pada pendaftaran ini kita tidak ramai-ramai seperti waktu menyerahkan dukungan waktu lalu, kita hanya meggunakan beberapa mobil saja,” kata ketua tim pemenangan Firdaus – Suroto, Syamsuar M Nur kepada BE, kemarin.
Terkait dengan persyaratan yang ditetapkan KPU, ia mengatakan semuanya telah disiapkan dan berharap tidak ada kekurangan persyaratan tersebut. Sehingga pasangan ini bisa langsung menjadi calon walikota dan wakil walikota Bengkulu.
“Ya semua persyaratan telah disiapkan dengan baik,” ucapnya.

Leny Belum Dapat Pasangan
Berbeda dengan kandidat lainnya, hingga saat ini Leny Jhon Latief belum juga mendapatkan pasangan yang pas untuk digandengnya maju dalam Pilwakot mendatang.
“Pasangannya belum final dan saat ini masih menjali komunikasi dengan beberapa orang bersedia menjadi wakil,” kata Leny kepada BE, kemarin.
Meskipun demikian, ia memastikan akan final sebelum tanggal 10 Juni mendatang. “Pokoknya paling lambat tanggal 10 siang sudah final dan kita langsung mendaftar ke KPU,” imbuhnya.
Beberapa balon wakil yang dijajakinya saat ini seperti Edi Haryanto, Jaya Marta dan beberapa nama lainnya. “Kurang etis kalau disebutkan satu persatu, karena belum ada kata final,” pungkasnya. (400)