Demokrat Deklarasi Menangkan Helmi-Linda

Edison: Kota Bengkulu Butuh Pemimpin Baru

BENGKULU,BE- Kader Demokrat se Kota Bengkulu menggelar deklarasi untuk memenangkan pasangan H Helmi Hasan SE dan Ir Patriana Sosia Linda, sebagai walikota dan wakil walikota Bengkulu 2012-2017. Seluruh ketua DPAC dan PAC hadir melakukan deklarasi mendukung dan siap memenangkan Helmi-Linda satu putaran. Deklarasi yang dilaksanakan di Sekretariat DPC Demokrat Kota itu, dihadiri sekitar sekitar 900 kader dan simpatisan partai Demokrat.
Ketua DPC Partai Demokrat H Edhison Simbolon mengatakan bahwa Partai Demokrat mendukung Helmi-Linda berdasarkan instruksi oleh DPP Partai Demokrat. Instruksi tersebut setelah berdasarkan kajian dan telaah berdasarkan survei DPP Partai Demokrat, bahwa lebih 70% masyarakat Kota Bengkulu menginginkan adanya pergantian Walikota dan Wakil walikota. “Sedangkan Helmi Hasan adalah calon yang paling diunggulkan dan diyakini akan memenangkan Pilwakot,” katanya.
Namun, lanjut Edhison yang lebih penting, Partai Demokrat menilai Helmi Hasan adalah sosok yang memiliki komitmen terhadap program-programnya yang pro rakyat. “Helmi adalah sosok yang selalu berkomitmen, tidak pernah mengingkari janji. Apalagi, hanya untuk membangun Kota Bengkulu, beliau ini (Helmi-Linda) pasangan yang sudah mengetahui seluk-beluk Kota Bengkulu, akan berkomitmen,” katanya. Bahkan akan sangat mudah membangun Kota Bengkulu, karena mendapat dukungan dari pejabat pemerintah pusat. “Karena selama ini, Helmi yang sangat kenal memiliki jaringan dan kedekatan dengan tokoh-tokoh nasional,” tegas Edhison.
Ditegaskan Edhison, seluruh pengurus DPC, dan DPAC melakukan deklarasi, sebagai bentuk komitmen mendukung dan akan ikut bersama-sama memenangkan Helmi-Linda. “Dan saya yakin dan percaya seluruh, kader dan simpatisan akan memilih Helmi-Linda pada 19 September 2012 nanti,” katanya.
Sedangkan Helmi Hasan SE saat pidato di depan ratusan kader Demokrat Kota Bengkulu mengajak untuk merebut kemenangan. Karena kemenangan adalah takdir. Dengan berjuang bersama Helmi-Linda, berarti telah sama-sama berjuang mengembalikan hak-hak rakyat yang dirampas oleh pejabat saat ini. “Kader Demokrat akan bersama-sama mengembalikan hak-hak rakyat, yang selama ini tidak diperhatikan, dirampas oleh penguasa yang tidak memikirkan rakyatnya,” ujarnya.
Maka itu perlu dikembalikan hak-hak rakyat, dengan program APBD untuk rakyat. Dan program itu, tegas Helmi bukan isapan jempol belaka. Dia sangat sungguh-sungguh terhadap program ini, karena sesungguhnya APBD adalah hak rakyat. “Bantuan Rp 1 miliar per keluarahan tidak mustahil diberikan, apabila pemimpinnya benar-benar ingin mengembalikan hak-hak rakyat. Suka atau tidak suka, setelah terpilih menjadi walikota bantuan tersebut akan lansung digulirkan,” tegasnya.
Dengan demikian, setiap kelurahan memiliki anggaran untuk membangun dan memberikan permodalan bagi masyarakat. Hal tersebut tentunya, sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kota Bengkulu yang jumlahnya mencapai ribuan orang. “Anggarannnya ada di APBD Kota Bengkulu yang sebenarnya sangat mencukupi untuk itu. Tapi, selama ini, untuk kepentingan rakyat, seolah-olah APBD sudah habis. Untuk kepentingan pengusaha dananya selalu ada, tetapi untuk rakyat selalu tidak ada,” katanya.
Terkait 50 ribu lapangan pekerjaan itu, sangat realistis untuk bisa dibuktikan, oleh pemimpin yang benar-benar memikirkan rakyatnya. Terlebih didukung dengan APBD yang begitu besar. “Karena rakyat yang selama ini menganggur, bisa diberikan modal dan pelatihan usaha. Sehingga akan mendapatkan lapangan pekerjaaan baru. Kalau sayang bohong, tidak akan saya tulis jumlahnya 50 ribu. Supaya program ini menjadi bias. Tetapi, karena saya sungguh-sungguh maka saya cantumkan jumlahnya agar rakyat bisa menagih kepada saya nanti,” katanya.
Ia mengatakan akan memimpin Kota Bengkulu bersama rakyat. Pembangunan yang dilakukan tentunya akan melibatkan rakyat. Sehingga, setiap tahun nanti rakyat Kota Bengkulu akan diundang untuk menyampaikan kritikan, masukan, dan pemikirannya mengenai program-program pemerintah. “Dijamin, selama saya menjadi Walikota nanti tidak akan melakukan penggusuran. Rakyat tidak anti pembangunan, tetapi juga tidak mau digusur ,” katanya.
Helmi dan Patriana Sosia Linda menyampaikan, semakin hari dukungan dari masyarakat Kota Bengkulu terus mengalir. Masyarakat Kota Bengkulu semakin cerdas memilih pemimpin, layaknya masyarakat DKI Jakarta yang sedang mencari pemimpin baru. “Insya Allah, kita semua yakin akan memenangkan Pilwakot ini, dan hak-hak rakyat akan diraih kembali,” katanya.(bis/100)