Demo APBS Desak DPRD BS Usut Isu Amoral Bupati

ketua dprd terima bungkusan pakaian dalam wanitaKOTA  MANNA, BE – Aliansi  Peduli Bengkulu Selatan (APBS) kemarin mendesak DPRD BS untuk mengusut isu amoral yang melibatkan Bupati BS H Reskan E Awaludin SE. Pasalnya setelah APBS melakukan  demo menuntut Bupati BS beberapa waktu lalu di depan kantor Bupati bahkan sempat membawa Likutia dan Turnika untuk mengucapkan sumpah sebagai korban dan saksi pencabulan oleh  Bupati BS. Untuk itu APBS berharap agar DPRD tidak diam dan segera mengusut kebenarannya.

” Terlebih lagi saat ini kami membawa orang tua Likutia dan tidak terima anaknya yakni Likutia menjadi korban pencabulan oleh Bupati, ” ucap Yogianto koordinator lapangan (korlap) aksi demo di halaman Kantor DPRD BS kemarin.

Untuk itu menurutnya, yang juga didampingi Andi, Deko, Mafahir dan Doni yang secara bergantian menyampaikan orasi akhirnya melakukan pertemuan di ruang rapat DPRD BS dengan pimpinan DPRD yakni Susman Hadi SP MM selaku ketua, Waka I Gustian Armadi, waka 2 Drs Gunadi Yunir MM serta Samsu Hermanto selaku anggota komisi C.

Dalam pertemuan itu APBS juga membawa  orang tua Likutia yakni  Karman dan Upik Leha. Bahkan APBS juga menyebutkan jika saat ini Likutia sudah melaporkan Bupati BS ke Mabes POLRI sebagai korban pemerkosaan oleh Bupati. Untuk itu APBD meminta agar DPRD BS dapat mempasilitasi mereka supaya dapat dipertemukan dengan Bupati BS. ” Kami minta dipasilitasi agar dapat bertemu dengan Bupati dan minta penjelasan langsung dari mulut Bupati terkait isu cabul, terlebih lagi Likutia sudah mengucapkan sumpah dibawa Al qur’an dan itu sudah atas nama agama dan jelas memiliki akibat terhadap hukum agama, ” terangnya.

Diakhir aksi demo kemarin, APBS menyerahkan bungkusan yang dibalut dengan kertas yang isinya berupa pakaian dalam wanita yakni BH satu lembar. BH itu diserahkan kepada Ketua DPRD BS Susman Hadi SP MM. APBS meminta agar bingkisan itu nantinya dapat diserahkan kepada Bupati BS. ” Bingkisan ini isinya pakaian dalam perempuan untuk kemudian disampaikan pada Bupati, karena perempuan BS juga tidak terima atas perbuatan amoral yang dilakukan Bupati selama ini terhadap kaum wanita, ” Terang Yogi.

Sementara itu, Ketua DPRD BS Susman Hadi SP MM yang didampingi wakil ketua 1 dan dua serta anggotanya menandatangani surat pernyataan yang isinya siap mengambil langkah atas aksi yang dilakukan oleh APBS dengan mengupayakan APBS agar bertemu dengan Bupati BS. Disamping itu DPRD BS juga akan berupaya menyelusuri kebenaran isu.

“Kami dalam waktu dekat ini akan berupaya mempertemukan APBS dengan Bupati juga akan menelusuri kebenaran isu yang melibatkan Bupati, namun kami berharap agar APBS juga dapat menyampaikan bukti baru terkait kebenaran isu jika Bupati BS telah melakukan perbuatan cabul, ” terang Susman yang diamini Gustian Armadi, Gunadi Yunir dan Samsu Hermanto  dihadapan para pendemo yang terdiri dari perwakilan mahasiswa dan keluarga Likutia serta ibu-ibu peduli kaum perempuan. (369).