Delegasi Bill Clinton Mendarat di Kalsel

BANJARBARU – Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton berkunjung ke Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, hari ini. Sebanyak 36 orang delegasi Bill Clinton memilih transit di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru pukul 01.00 wita dini hari tadi.

General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Achmad Munir mengatakan, delegasi Bill Clinton memilih transit terlebih dahulu di Kalsel karena kondisi bandara di Pangkalan Bun tidak bisa didarati pesawat yang mereka tumpangi.

Bill Clinton dan delegasi sebelumnya melaksanakan kegiatan di Aceh. Usai kegiatan di Nangroe Aceh Darussalam, Bill Clinton bertolak langsung ke Pangkalan Bun dengan pesawat sendiri. Sementara delegasi transit dulu di Syamsudin Noor. “Jadi Bill Clintonnya langsung ke Pangkalan Bun, delegasinya saja yang kesini,” kata Munir saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin, tadi malam.

Munir menjelaskan, kedatangan delegasi Bill Clinton ke Banjarbaru cukup mendadak. Bahkan ia baru mendapat informasi kedatangan beberapa jam sebelum pesawat tersebut mendarat. “Saya dihubungi oleh namanya Pak Tomi, dia dari panitia kegiatannya,” jelasnya.

Diterangkan Munir, menyambut kedatangan delegasi Bill Clinton, otoritas bandara tidak melakukan persiapan khusus. Pihaknya hanya menyediakan waktu dan tempat kepada pesawat untuk mendarat.  “Malaikat atau siapa saja datang pun kami persiapan biasa saja,” tegasnya.

Karena informasi yang datang mendadak, Munir pun belum mengetahui pesawat jenis apa yang akan mendarat. Namun melihat penyebab tak bisa mendarat di Pangkalan Bun kemungkinan besar pesawatnya berbadan lebar.

“Mereka akan nginap di Novotel dan meneruskan perjalanan besoknya (hari ini), informasinya mereka belum dapat pesawat carteran ke Pangkalan Bun sampai sekarang,” paparnya.

Munir menambahkan, pesawat yang membawa delegasi dari Aceh akan parkir Syamsudin Noor. Kemudian delegasi menuju Pangkalan Bun dengan menggunakan pesawat jenis ATR.

“Kalau ATR kan kapasitas 40 jadi bisa mengangkut semua delegasi, tapi ya itu tadi, katanya sampai sekarang belum dapat carteran,” tandasnya.

Tidak banyak informasi yang berhasil dihimpun terkait kedatangan Bill Clinton dan delegasi ke Pangkalan Bun. Namun beberapa pekan terakhir sempat santer isu kedatangan Bill Clinton sebagai bentuk intervensi menjelang pengumuman pemenang Pilpres 2014 oleh KPU RI tanggal 22 Juli mendatang. (tas/yn/ram)