Dekranasda Latih Pelaku IKM Kemas Produk

Ketua Dekranasda Kabupaten Benteng, Hj Elvita Ferry Ramli MM didampingi Sekretaris Dekranasda, Dra Hj N Yuhannah MM foto bersama pelaku IKM se-Kabupaten Benteng, Sabtu (7/4).
Ketua Dekranasda Kabupaten Benteng, Hj Elvita Ferry Ramli MM didampingi Sekretaris Dekranasda, Dra Hj N Yuhannah MM foto bersama pelaku IKM se-Kabupaten Benteng, Sabtu (7/4).

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Berbagai upaya dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Benteng untuk memberikan pelatihan pengembangan kemasan produk untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) se-Kabupaten Benteng di aula maroba Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Benteng, Sabtu (7/4).

Acara berlangsung sukses dan lancar dengan dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Benteng, Hj Elvita Ferry Ramli MM.
Dalam sambutannya, Elvita menjelaskan bahwa pelatihan pengembangan kemasan produk IKM ini merupakan salah satu kesempatan emas atau wadah yang tepat bagi para pelaku IKM se-Kabupaten Benteng mendapatkan wawasan agar dapat menarik minat pembeli.

“Label merupakan identitas suatu produk dan penampilan merupakan aspek penting untuk mempermudah pemasaran produk IKM. Meski demikian, kualitas produk IKM juga harus ditingkatkan,” kata Elvita.
Senada disampaikan Sekretaris Dekranasda Kabupaten Benteng, Dra Hj N Yuhannah MM. Ia mengungkapkan, dari hasil penelusuran yang dilakukan ke seluruh IKM, wadah bagi pelaku IKM untuk memasarkan produk juga menjadi salah satu kendala.
Memecahkan permasalahan itu, Yuhannah mengatakan bahwa Disperindagkop dan IKM Kabupaten Benteng telah membangun gedung sentra oleh-oleh yang berlokasi di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat.

“Saat ini, kita sudah memiliki gedung sentra oleh-oleh yang posisinya sangat strategis dan berlokasi di tepi jalan lintas Kota Bengkulu-Kabupaten Kepahiang. Pelaku IKM bisa berkoordinasi dengan pengelola sentra oleh-oleh agar produk unggulan IKM bisa dipasarkan dan lebih dikenal luas,” kata Yuhannah.

Pantauan Bengkulu Ekspress, acara yang diikuti oleh seluruh perwakilan pelaku IKM se-Kabupaten Benteng tersebut juga menghadirkan salah satu narasumber berkompeten, yakni Fitrah Subarkah, konsultan desain dan sosial media strategis yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Selain kualitas produk, pelaku IKM diharapkan juga mengutamakan foto produk yang menarik dan bahan kemasan yang sesuai. Melalui tampilan yang menarik, antusias pembeli juga akan meningkat,” kata Fitrah.(135/krn)