Deklarasi Tolak Kerusuhan

Budhi//Bengkulu Ekspress Kapolda Bengkulu bersama Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan Danrem saat melepas para peserta Fun Bike setelah melakukan deklarasi tolak kerusuhan dilapangan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu.

Terima Apapun Putusan MK

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Mendekati hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-73, Polda Bengkulu bersama masyarakat mendeklarasikan menolak kerusuhan. Hal itu pun dilakukan untuk mengajak masyarakat terus menjaga kedamaian pasca kejadian kerusuhan usai KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019 tanggal 22 Mei lalu. Apalagi sekarang ini, gugatan dari salah satu paslon ke Mahkamah Konstitusi (MK) sedang berlangsung.

Kapolda Bengkulu, Brigjel Pol Drs Supratman MH mengatakan, deklarasi tolak kerusuhan bersama masyarakat Bengkulu ini bertujuan mengajak setiap elemen masyarakat tetap menjaga perdamaian khususnya di Bengkulu. Apapun hasil putusan MK menurutnya adalah yang terbaik. “Ya deklarasi menolak segala jenis kerusuhan. Kita harus pertahankan provinsi kita yang cinta damai ini,” katanya saat ditemui dalam acara deklarasi di lapangan Sport Center, Pantai Panjang Bengkulu, Minggu (23/6).

Kegiatan itupun kita kemas dalam rangkaian fun bike dan juga olahraga bersama dalam menyambut hari ulang tahun Bhayangkara ke-73. Deklarasi ini juga untuk mengajak masyarakat untuk menerima segala jenis putusan MK, terkait sengketa Pilpres.



Selain itu, Kapolda juga mengatakan, deklarasi tersebut dapat digunakan masyarakat Bengkulu untuk meminta perdamaian serta menolak segela bentuk kerusuhan yang bisa memecah belahkan negara ini. “Salah satunya masalah deklarasi, deklarasi menentang semua bentuk jenis kerusuhan, alhamdulillah kita di Provinsi Bengkulu kita damai, sejuk yang harus kita pertahankan, semua ini adalah berkat semua komponen masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini pun Kapolda, menantang agar masyarakat ikut serta dalam menghindari dan ikut menghindari terkait dengan ganti persatuan. Serta agar masyarakat di Bengkulu tidak mudah terhambat oleh tipuan yang dapat memecah belah terkait isu yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Jika semuanya bersatu, pasti segala bentuk kerusuhan bisa dihindari dan inilah yang kita gaungkan,” beber Kapolda.

Selain itu, Supratman mengatakan, kegiatan fun bike bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait ini mengambil tema “Jago Bengkulu” dan “Untuk Indonesia Damai”. “Agar bisa dilakukan bersama-sama, itulah kita lakukan fun bike ini agar deklarasi tolak kerusuhan ini bisa sampai langsung ke masyarakat tentunya,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah MMA dalam sambutannya mengatakan, tidak ada warga Bengkulu yang tidak boleh membuat kerusuhan, semuanya harus damai karena Bengkulu terkenal dengan cinta damainya. “Melalui deklarasi ini kita satukan suara untuk menolak kerusuhan,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, dalam acara tersebut dihadiri ribuan masyarakat Bengkulu dan komunitas sepeda di Provinsi Bengkulu. Nampak hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bengkulu, Dandrem Bengkulu, Kasrem, Danlanal Bengkulu, Bupati Bengkulu Tengah serta PJU Polda Bengkulu dan jajaran. Diakhir acara panitia mengundi puluhan hadiah door prize dengan hadiah utama sepeda motor dan tiket umrah.

Dalam acara tersebut, ratusan hadiah diperebutkan oleh warga Bengkulu baik dari hadiah berupa dispenser, kulkas, televisi, mesin cuci, sepeda, 3 unit motor dan hadiah utama yakni paket umroh yang dimenangkan oleh Imron Fauzi merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Bengkulu. (529)