Defisit APBDP Kepahiang 2021 Rp 39 M

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Kepahiang 2021 alami defisit mencapai Rp 39 miliar. Akibatnya Pemkab Kepahiang harus bisa melakukan pemangkasan belanja di semester akhir tahun ini, agar APBDP bisa dijalankan sesuai jadwal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang Zamzami Zubir SE MM menjelaskan adanya defisit anggaran pada APBDP terjadi karena masing-masing OPD memiliki program prioritas yang harus dijalankan. Sedangkan postur anggaran tidak mencukupi kebutuhan tersebut.

“Ada defisit karena memang semua program di OPD merupakan prioritas, sesuai dengan visi misi daerah. Naum alokasi dana tersedia di APBDP tidak mencukupi untuk mengkaper keseluruhan,” tegas Zamzami Kamis (29/7).

Pemkab Kepahiang kata Zamzami terpaksa melakukan pemangkasan terhadap anggaran masing-masing OPD. Dengan mengutamkan kegiatan prioritas utama yang dapat direalisasi dalam waktu sampai akhir tahun. “Mungkin yang prioritas diperubahan seperti mobnas bupati dan wabup, karena kepala daerah kita sudah dilantik tapi belum ada kendaraan,” tutur.

Selain itu ucap Zamzami, ada beberapa program unggulan yang sedah berjalan dan membutuhkan tambahan anggaran tentu akan masuk dipostur APBDP. Terlebih lagi program pengendalian covid-19, serta bantuan untuk masyarakat. (320)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*