Debit Air PAM Melemah, Pelanggan Mengeluh

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Sejumlah pelanggan perusahaan Air Minum (PAM) Kabupaten Kaur mulai mengeluh, dimana kondisi debit air yang masuk ke pemukiman penduduk di beberapa daerah terus mengecil alias melemah. Hal ini lantaran adanya penambahan pemasangan baru di beberapa titik, selain itu juga terjadi kebocoran pipa di beberapa tempat membuat kondisi air terus melemah sampai di pelanggan.

“Kita akui dalam beberapa bulan terakhir ini terus melemah tekan debit airnya sampai ke pelanggan bahkan ad yang tak lagi mengalir, kami akan berupaya melakukan normalisisasi semampu kami,” kata kepala Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) PAM Kaur Zairin SE, Jum’at (16/7).

Dikatakannya, adanya keluhan nasabah PAM yang mengaku air tak mengalir di kawasan taman bineka dan sekitarnya. Menurutnya hal ini terjadi lantaran ada penambahan pemasangan baru beberapa pelanggan di kawasan jaringan sepanjang jaringan Kecamatan Tetap hingga Kaur Selatan bahkan ke wilayah Kecamatan Kaur tengah dan Semidang Gumay. Penambahan jaringan ini membuat debit air masuk ke pelanggan terus berkurang.

“Saat ini kapasitas kecepatan air kita hanya 20 liter per titik sedangkan pelanggan kita sudah mencapai angka 2.937 pelanggan sehingga terjadi penurunan air di sejumlah titik pelanggan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, selain itu juga terjadi kebocoran yang saat ini terus dilakukan perbaikan, namun demikian salah satu solusinya yakni menaikan tekanan air yang masuk dalam intalasi caranya yakni mengganti intalasi utama atau membuat bendungan khusus pada hulu sungai sumber air. Dengan begitu maka debit air dapat dinaikan hingga 30 sampai 40 liter perdetik.

“Instalasi kita hanya mengandalkan gravitasi, jadi daerah yang berada di kawasan sedikit tinggi bila banyak pelanggan yang menyalakan air secara otomatis akan menurun bahkan mati,” ujarnya.

Sementara itu, Hendri (45) salah satu pelanggan PAM di Kecamatan Kaur Selatan mengakui jika beberapa hari terakhir ini kondisi air PAM tidak normal seperti biasnya. Ia berharap pihak terkait dapat segera mengatasi hal ini, sehingga air bisa normal kembali.

“Kami pelanggan PAM ini banyak ngeluh karena air ini macet-macetan dan airnya kecil, mungkin ini karena banyak yang makai. Kami minta ini bisa diatasi oleh dinas terkait,” harapnya.(618)