Debat Pilkada Kaur Digelar 29 November

Ist/BE
RAPAT: KPU Kaur saat menggelar rapat persiapan debat publik Pilkada Kaur yang akan digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Senin (16/11).

BINTUHAN,BE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaur, memastikan debat dua pasangan calon Bupati Kaur, tidak dilaksanakan di Kabupaten Kaur.

Debat kandidat  Pilkada Kaur, 2020, kali ini digelar di Hotel Mercure Bengkulu, pada 29 November 2020. Debat ini ditayangkan secara langsung melalui stasiun televisi dan akun media sosial KPU Kaur.

“Ya, sesuai dengan hasil kita rapat kita kemarin (Senin 16/11), untuk debat Pilkada Kaur ini kita memutuskan akan digelar di Hotel Mercure Bengkulu, pada 29 November 2020,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kaur Meixxy Rismanto SE melalui Divisi Sosialisasi Yuhardi SIP MH, Selasa (17/11).

Dikatakan Yuhardi, penentuan tempat debat Pilkada Kaur ini masukan dari pihak terkait. KPU menilai menilai jika lokasi debat di Kota Bengkulu, dinilai lebih representatif dan lebih aman dalam teknis pelaksanaan. Juga ketersediaan listrik yang menyala pada saat pelaksanaan menjadi salah satu pertimbangan.

“Ada berbagai pertimbangan mengenai pelaksanaan di kota Bengkulu. Salah satunya untuk menghindari kerumunan massa, karena ini masa pandemi Covid-19. Untuk jadwal debat itu akan dimulai pukul 19.00 WIB. Debat ini akan kami siarkan secara langsung melalui televisi, dan media sosial KPU Kaur,” terangnya.

Lanjutnya, untuk peserta yang dapat hadir pada kegiatan debat nantinya akan dibatasi, sebagaimana yang diatur dalam PKPU. Tim kampanye yang hadir hanya bisa diwakilkan maksimal empat orang, selain dihadiri perwakilan Bawaslu, Komisioner KPU dan kandidat sendiri.

“Sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 debat ini Pilkada ini dibatasi dan jatahnya hanya empat orang. Untuk peserta wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19,” terangnya.

Ditambahkan Yuhardi, terkait materi debat yang akan diperbincangkan yang akan dibahas dua Paslon Gusril Pausi-Medi Yuliardi nomor urut 1 (satu) dan pasangan Lismidianto-Herlian Muchrim nomor urut 2 (dua.) itu. Ada enam persoalan yang akan diulas, meliputi, tentang kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan
pelayanan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pembangunan daerah dan memperkokoh NKRI dan bangsa.

“Untuk tema debat publik atau debat terbuka ini antar Paslon ini ada enam materi yang akan dibahas, salah satunya kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.  (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*