DD Tujuh Desa Dilaporkan Bermasalah

TAIS, Bengkulu Ekspress – Sejak digulirkannya dana desa (DD) terhitung 2015. Sejauh ini, DD sebanyak tujuh desa di Kabupaten Seluma, bermasalah. Dilaporkan warga atas dugaan adanya penyimpangan dan pelanggaran dalam penggunaannya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Seluma Ramlan Fahmi SH kepada BE kemarin (3/5) menuturkan, “Dua desa sudah masuk keranah penegak hukum dan masih dalam proses, sedangkan lima desa lagi masih dalam tindak lanjut pemeriksaan.”

Dugaan penyimpangan dua desa tersebut terindikasi pada pekerjaan yang tidak sesuai dan kekurangan volume pekerjaan fisik, serta kegiatan pemberdayaan fiktif. Khusus DD bermasalah di lima desa masih ditindak lanjuti penyimpangannya dengan dilakukan pemeriksaannya.

“Khusus yang sudah ditanngani penyidik hukum ada dua,” ucapnya.

Terkait dugaan penyimpangan DD yang belum sampai keranah hukum. Ramlan mengharapkan perangkat desa bersangkutan bertindak. Tindakan dimaksud, baik upaya pengembalian uang ataupun memberikan klarifikasi ke Inspektorat. Dengan bukti tidak adanya penyimpangan. Sebaliknya jika tak ada bukti, maka harus ditindak lanjuti untuk mengembalikan dugaan penyimpangan tersebut.

Ramlan mengharapkan, seluruh desa bisa menjadikan pelajaran atas laporan DD yang disampaikan masyarakat ini. Tujuannya dugaan penyimpangan dan permasalahan hukum dikemudian hari dapat dihindari. Setidaknya dalam pembangunan dan pengelolan DD bisa sejalan dan warga tetap diajak bermusyawarah dalam perencanana dan pelaksanaan program.

“Perencanaan dan rembuk bersama untuk pengelolaan DD ini harus jelas. Termasuk program pembangunan kedepannya,” imbuhnya. (333)