DD Harus Efektif dan Efisien

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Bupati Kaur Gusril Pausi SSos bersama Kepala BPKP Provinsi Bengkulu Ramli Midian Sihombing, mengingatkan para Kades dan perangkatnya untuk menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tepat sasaran serta mengedepankan prinsip efisiensi anggaran dan efektivitas dalam pemanfaatan.

Hal ini disampaikan Bupati Kaur pada acara Percepatan Implementasi SPIP Level 3, Perencanaan Terintegritasi dengan Simda Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa dengan Siskudes versi 2.0 di GSG Pemkab Kaur, kemarin (7/2).

“Di sini saya banyak menerima laporan penempatan DD banyak yang tak tepat sasaran terkesan dipaksakan, jalan menuju kuburan malah dibangun bagus-bagus sementara yang seharusnya dibangun malah ditinggalkan. Seharusnya dalam membangun juga harus efektif dan efisien,” sampai bupati.

Dikatakan bupati, ia meminta para Kades agar benar-benar memahami mana yang menjadi kepentingan desa dalam pembangunan, jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi saja, sehingga kesannya dipaksakan, alhasil, pembangunannya tak begitu baik. Kades juga harus mampu dalam mengontrol pembangunan fisik serta membuat laporan administrasinya, sehingga selain berhasil mengerjakan fisik juga administrasinya berjalan dengan baik.

“Jangan sampai laporan selesai namun fisik amburadul ujung-ujungnya temuan tim dan Kadesnya bermasalah. Hal ini harus menjadi perhatian para Kades dan kita semua,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Bengkulu Ramli Midian Sihombing, juga mengingatkan sejumlah Kades dan perangkat untuk bekerja sesuai dengan koridor. Dimana mereka diingatkan untuk tidak keluar jalur sehingga tak bermasalah di kemudian hari.“BPKP itu fungsinya pengawas, jangan takut diawasi kita bukan BPK yang berfungsi memeriksa. Jika ada yang salah belok kita ingatkan untuk diperbaiki,” terangnya.

Ditambahkannya, ia mengingatkan Kades dan perangkat yang mengelola DD yang besar, untuk selalu koordinasi dengan Dinas PMD serta Inspektorat Kabupaten. Hal ini tujuannya agar dalam menjalankan amanah tak salah ambil arah sehingga dapat menerima petunjuk yang tepat.

Sehingga dalam menjalankan kegiatan di desa dapat pula sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. “DD itu harus singkron dalam pemanfaatannya yakni sesuai dengan kebutuhan, kegiatan fisik juga laporannya harus sama dengan fisik yang ada di lapangan, dan jangan asal buat laporan,” jelasnya.(618)