DD 14 Desa Berpotensi Jadi Temuan


KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress
– Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Kepahiang menemukan penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 di 14 desa berpotensi menjadi temuan.

Potensi temuan tersebut diketahui dari pengambilan sampel 14 desa dalam penyerapan DD. Kepala Ipda Kepahiang, Harun SE AK MSi menjelaskan, desa yang menjadi sampel audit ini sangat berpotensi ada temuan dan temuan tersebut harus dikembalikan.

“Tetapi kita belum bisa menyebutkan angka jumlah temaunnya, karena saat ini proses audit masih berlangsung,” ungkap Harun.

Diakuinya, tahun ini bisa dikatakan kepala desa (Kades) di Kabupaten Kepahiang banyak yang berurusan dengan aparat penegak hukum. Jadi pola audit sekarang ini ada sedikit berubah, karena proses audit dilakukan saat anggaran masih berjalan.

“Sekarang kita melakukan audit saat tahun anggaran masih berjalan dan penggunaan DD masih dalam proses realisasi,” ujarnya.

Sambungnya, pola audit ini ada dua macam, yaitu pos audit dan carrunt audit. Selama ini pihaknya menerapkan pos audit, dimana proses auditnya dilakukan setelah tahun anggaran berakhir.

Jika menerapkan pola pos audit temuannya susah untuk dikembalikan, karena tahun anggaran sudah berakhir.“Kalau menggunakan pola carrunt audit, proses auditnya dilakukan saat tahu anggaran masih berjalan.

Kalau seandainya ada temuan bisa dikembalikan langsung, makanya sekarang ini saya ubah pola auditnya dari pola pos audit menjadi carrunt audit,” sebutnya.

Harun mengakui, tidak hapal nama-nama desa yang menjadi sampel audit. Yang jelas tahun 2019 ini ada 14 desa di Kabupaten menjadi sampel audit pihaknya.“Dari 14 Desa tersebut, baru 6 desa yang sudah diaudit dan proses audit masih berlangsung hingga akhir tahun anggaran,” tutup Harun. (320)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*