David Klaim Jumlah Dukungan Over Target

Optimis Lolos Verifikasi

Ilustrasi PILKADA
Iilustrasi PILKADA

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Salah satu pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu jalur perseorangan, David Suardi – Bakhsir mengaku siap menyerahkan syarat dukungan KTP tahap II ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu.

Sebelumnya, KPU Kota sudah menetapkan jumlah perbaikan KTP yang harus diserahkan oleh pasangan ini sebanyak 25.962 lembar KTP. Saat ini David mengaku jumlah KTP yang sudah dikantongi sudah mencapai 26 ribu lebih, dan dipastikan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

“Alhamdulillah angka minimal perbaikan dari KPU itu sudah kita lewati, dan beberapa hari ke depan tinggal menunggu beberapa tambahan saja. Mudah-mudahan pada tanggal 18 Januari, KTP perbaikan itu kita serahkan ke KPU,” kata David kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (15/1).

Beredarnya isu atau anggapan bahwa pihaknya tidak akan mampu mengumpulkan KTP tersebut, tidak membuat semangat dan niatnya goyah untuk tetap mencalon sebagai walikota bersama pasangannya Bakhsir. Justru dibuktikannya dengan terkumpulnya permintaan KPU untuk menyerahkan KTP perbaikan yang dilakukan bersama tim pemenangannya.

“Yang jelas kita sudah sedikit lega sekarang,” ucap David.

Untuk diketahui, sebelumnya jumlah KTP awal yang diserahkan David-Bakhsir sebanyak 25.962 KTP, namun pada saat dilakukan verifikasi faktual, yang memenuhi syarat hanya 9.511 KTP. Sementara, 12.981 KTP lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Mengantisipasi dukungan tahap II benar-benar mendukung, David memastikan bahwa KTP perbaikan yang baru saja dikumpulkannya saat ini sudah sesuai dengan yang diinginkan KPU. Bahkan untuk memastikan hal tersebut, pihaknya akan mengawal langsung tim PPS dan PPL untuk melakukan verifikasi faktual di lapangan.

“Kita akan dampingi tim PPK, dan PPS yang nanti melakukan verifikasi faktual ke setiap kelurahan dan kecamatan, mudah-mudahan dengan didampingi hasilnya lebih maksimal dari pada verifikasi faktual yang pertama kemarin,” beber David.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama mengumpulkan KTP baru dalam masa perbaikan ini, secara langsung sudah melakukan verifikasi faktual tersendiri dan menemui langsung pemilik KTP sehingga dukungan KTP tersebut diambil berdasarkan persetujuan bukan tanpa sepengetahuan pemilik KTP.

“Kecil kemungkinan terjadi KTP ganda antara kita dengan calon independent lainnya, dan kita sudah memastikan tidak mengambil KTP yang pekerjaannya TNI/Polri maupun ASN. Dan semuanya murni dukungan warga dan yang paling penting KTP itu KTP elektronik,” tandasnya.

Sementara itu, untuk pasangan calon perorangan lainnya, Jahin-Khairunisyah mengaku masih berupaya mengumpulkan KTP semaksimal mungkin sebelum tanggal 18 Januari. Sebab, rencananya mereka akan mengejar target minimal 38 ribu atau maksimal 40 ribu KTP.

Ia pun turut memastikan pengumpulan KTP ini dilakukan secara selektif dan teliti, sehingga tidak tumpang tindih dengan dukungan calon independent lainnya.

“Sejauh ini sudah mencapai 34 ribuan KTP dan tim kita masih bergerak mengumpulkan KTP warga. Kita tetap optimis bisa lolos dan sudah diserahkan dengan tim,” kata Jahin. (805)