Dari Kunjungan Irihadi-Wasik ke Bengkulu Ekspress

Tak Mau Muluk-muluk, Tiap Desa Ada Program Fisik

Jeleknya infrastruktur yang ada di Bengkulu Tengah (Benteng) disinyalir menjadi pemicu lambatnya kemajuan kabupaten termuda di Provinsi Bengkulu. Akses jalan yang rusak dan minimnya fasilitas umum menjadi persoalan mendasar yang dialami masyarakat setempat. Dukungan terhadap sektor pertanian juga belum terlihat. Padahal masyarakat mayoritas menggantungkan hidup dari pertanian. Kegusaran masyarakat dan kendala-kendala tersebut agaknya telah dipahami Cabup Benteng Irhadi dan Cawabup Wasik Salik. Ini terlihat dalam obrolan santai pasangan nomor urut 7 ini saat mengunjungi Harian Bengkulu Ekspress, kemarin. Dengan sistematis Irihadi mampu menjabarkan kerangka agar Bengkulu Tengah terbebas dari belenggu ketertinggalan. Mungkin latar belakang birokrat dan didampingi Wasik Salik yang matang di dunia kemasyarakatan sehingga mereka mampu menangkap ‘chemistry’ dan kebutuhan paling dasar. “Kami tidak akan membuat program 100 hari. Bagi saya itu sekadar pencitraan. Kami tidak ingin muluk-muluk. Jika memang saya diberikan izin Allah untuk memimpin, program yang akan saya buat dalam rentang waktu yang terukur dan berkelanjutan,” tutur Irihadi. Pondasi program pembangunan yang akan diletakannya, dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Mulai dari perbaikan sarana jalan, pembangunan jalan produksi pertanian hingga pembangunan fasilitas umum. Kondisi jalan yang ada di Benteng saat ini memang sangat tidak menunjang. Jika bisa diperbaiki secara bertahap dan berkelanjutan, ia meyakini perkembangan Benteng akan melaju pesat. “Benteng boleh dibilang sangat dekat jaraknya dari Kota Bengkulu. Tapi dengan kondisi jalan yang rusak membuat jarak yang dekat itu seakan jauh. Makanya jika jalan-jalan pedesaan hingga jalan-jalan utama bisa diperbaiki ekonomi masyarakat akan tumbuh. Akses akan semakin baik terutama untuk mengeluarkan produksi pertanian,” jelasnya.
Hadir mendampingi Irhadi-Wasik, Ketua Tim Pemenangan Panca Darmawan, Sekretaris tim Rizki Supriadi serta tim media centre Joko, Ipan, Firnandes dan Yan. Kedatangan Irihadi-Wasik ini sendiri disambut General Manager Bengkulu Ekspress Sukatno,S.Pd, Pemimpin Perusahaan Firdaus,Plt Pemimpin Redaksi Suherdi Marabillie, Kordinator Liputan Zalmi Herawati, Redaktur Rajman Azhar dan kru redaksi lainnya. Untuk memenuhi tenaga kesehatan, Irihadi memiliki ide untuk mencanangkan program bidan desa. Program ini memberikan beasiswa warga setempat untuk disekolahkan menjadi bidan. Usai lulus mereka akan dikembalikan ke desanya masing-masing.”Saya kira program itu akan efektif memenuhi tenaga kesehatan di desa. Bidan yang kita tempatkan juga akan betah, sebab mereka akan mengabdikan diri di desanya sendiri,” terangnya menambahkan gaji Kades juga akan ditingkatkan melebihi Sekdes. Sebab, jam kerja Kades lebih banyak dibanding Sekdes, terlebih lagi status Sekdes yang sudah diangkat PNS. Senada disampaikan Wasik, persoalan dasar masyarakat harus diselesaikan lebih dulu. Ini agar solusi yang diberikan tidak sesaat dan instan. Wasik pun menyampaikan silaturahmi dan kerjasama media dalam pembangunan bisa dilanjutkan terus. Termasuk jika pasangannya bisa mendapatkan amanah masyarakat untuk memimpin Benteng ke depan.”Pada putaran pertama lalu kita belum sempat ke sini (BE), karena persaingan yang sangat ketat jadi sibuk. Alhamdulillah sekarang kita diberikan izin oleh Allah,SWT masuk ke putaran 2, jadi sekarang kita bisa ke BE. Mudah-mudahan nanti kami berkesempatan datang lagi ke BE kita bukan lagi sebagai calon tapi sudah benar-benar menjadi Bupati dan Wakil Bupati,” tandas Wasik Salik. Irihadi juga mengajak Bengkulu Ekspress berperan aktif dalam mencerdaskan masyarakat Bengkulu Tengah. Di mata Irihadi media cetak sarana efektif dalam memberikan pengetahuan pada masyarakat. Tentunya BE diminta menyajikan berita yang berimbang dangan hak jawab pihak yang diberitakan dengan luas. ”Di Benteng banyak sekali potensi yang bisa digali untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Mungkin nanti kita bekerjasama memberikan pengetahuan pada masyarakat bukan sebatas berita-berita pemerintahan atau keluhan masyarakat semata. Namun lebih dari itu mungkin bisa dalam bentuk pengetahuan cara bercocok tanam atau beternak. Saya kira pemberitaan semacam ini sangat bermanfaat. Kami pun ingin nantinya BE hadir diseluruh pelosok desa di Benteng,” ujar Irihadi. Di kesempatan sama General Manager Bengkulu Ekspress menyampaikan,”Kami ucapkan terimakasih atas kunjungan Pak Irihadi dan Pak Wasik dan teman-teman tim lainnya ke BE ini. Selama ini hubungan BE dengan pasangan calon ini sudah terjalin baik. Teman-teman di BE juga siap membantu memberikan support berita di Bengkulu Tengah,” ucap Sukatno mensupport apa yang diprogramkan untuk kemajuan Benteng bisa diwujudkan. (166)