Danau Tes Jadi TWA

TUBEI, BE- Perubahan status danau tes, dari cagar alam menjadi taman wisata alam, akhirnya terwujud. Kepala Bappeda Lebong Mirwan Effendi SE MSi saat Musrenbang RKPD Kabupaten Lebong tahun 2013, kemarin, mengungkapkan, perubahan status itu sudah ditegaskan dalam surat keputusan Kementrian Kehutanan RI.Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Lebong M Gustiadi SSosmeminta Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lebong agar segera menyampaikan Surat Keputusan Perubahan Status Danau Tes dan 4 desa di sekitarnya dari Kementrian Kehutanan RI tentang perubahan status Cagar Alam menjai Taman wisata Alam (TWA), sebab hingga saat ini surat keputusan Perubahan Status ini belum di sampaikan. “Iya, kami sudah mendengar bahwa perubahan status Cagar Alam Danau Tes menjadi Taman Wisata Alam sudah dikeluarkan Kementerian Kehutanan. Informasi ini kami dapat dari Provinsi dan Bappeda Lebong. Namun Dinas Kehutanan dan perkebunan sendiri yang menjadi leading sectornya belum sernah menyampaikan keputusan tersebut,” kata politisi yang akrab disapa Edi Tiger itu kepada wartawan, kemarin.

Ditambahkan Edi Tiger, selain meminta salinan perubahan status tersebut, ia juga berharap agar Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lebong segera membuat rencana aksi di kawasan tersebut baik berupa penataan lokasi maupun rencana kegiatan yang akan direalisaiakan kedepannya. “Dengan perubahan status ini, kita memiliki hak untuk menata Kawasan tersebut. Nah ini lah yang kami tunggu dari Dishutbun, apakah mereka sudah mempersiapkan program aksi di kawasan ini, karena kita bisa nilai kawasan danau Tes ini memiliki potensi menjadi lokasi wisata yang Potensial bagi PAD Lebong. Tugas dari Dishutbun yakni membuat Program sehingga dengan perubahan statsus CA menjadi TWA ini dapat bermanfaat bagi Penduduk sekitar,” tambah Edi Tiger. Untuk Pembenahan lokasi Danau Tes ini, Dishutbun harus fokus memperhatikan kondisi hulu sungai yang airnya bermuara ke Sungai Ketahun dan memenuhi Danau Tes. Menurut EDi Tiger, jika tidak ada tindakan konkrit dalam memperbaiki kondisi DAS dan hutan, dalam tempo 10 tahun ke depan, debit air danau kebanggaan Lebong itu akan kian turun drastis. “Sekarang saja kondisinya sudah jauh menyusut dibanding 10 tahun yang lalu. Saya tahu persis kondisi ini. Penggalakan program dan kegiatan dalam upaya memperbaiki kawasan di hulu supaya sungai-sungai yang airnya bermuara ke danau harus secepatnya di lakukan. Dengan adanya perubahan status itu akan memberikan peluang kepada pemerintah daerah untuk mengelola dan menatanya sedemikian. Apalagi selama ini sudah ada empat desa di dalamnya yang tak mungkin dipindahkan, yakni Kelurahan Tes, Kota Donok, Suka Sari dan Talang Ratu,” pungkas Edi Tiger. (777)