Dana Refocusing Dikembalikan, Dewan Minta Anggaran Covid Tetap Disediakan

FOTO IMAN/BE – Waka I DPRD Kota Bengkulu, Marliadi SE.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dari dana refocusing covid-19 sebesar Rp 204 M dari pemotongan di tiap OPD dan DPRD Kota Bengkulu hingga saat ini sudah terpakai sekitar Rp 90 M. Dewan meminta sisa anggaran masih cukup banyak sekitar 50 persen lebih dikembalikan ke OPD dan DPRD guna melanjutkan program kerja. Namun diharapkan untuk dana penanggulangan covid-19 tetap disediakan.

Hal tersebut dikatakan Waka I DPRD Kota Bengkulu, Marliadi, Rabu (22/07). Dijelaskan Marliadi, jika arahan pemerintah pusat menyetujui anggaran refocusing bisa dipakai di APBD perubahan nanti, dana tersebut bisa dimanfaatkan.

“Ya kita nanti lihat arahan pemerintah pusat seperti apa, sayang juga dana refocusing sekitar Rp 100 miliar lebih mengendap di dana belanja tak terduga (BTT). Kita tunggu pengajuan dari eksekutif seperti apa, nanti akan kita bahas,” jelas Marliadi.

Marliadi secara pribadi berpendapat jika untuk dana penanggulangan covid -19 harus tetap disediakan karena perkembangan covid-19 di Bengkulu masih turun naik. Untuk antisipasi, dana covid-19 memang harus disiapkan agar bisa segera digunakan jika ada hal urgent terkait perkembangan covid-19.

Memang akhir ini penambahan pasien terkonfirmasi positif di Bengkulu tak bisa diprediksi. Tak setiap hari pasien positif covid-19 bertambah, namun juga tak cendrung naik. Informasi terakhir, cluster pasar di Bengkulu penyumbang pasien covid-19 secara massal, namun tak terjadi penularan berlanjut terhadap pedagang pasar lainnya. (Imn)