Damsi Jabat Plt Sekretaris BKD

Mutasi (1)
Doni/Bengkulu Ekspress
LANTIK: Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang, Zamzami Zubir SE MM melantik 54 ASN eselon III dan IV yang terkena gelombang mutasi jilid 5 di jajaran Pemkab Kepahiang, kemarin (30/7).

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress– Jabatan Plt Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang, kembali berganti. Dari sebelumnya dijabat Rafli SSos, sekarang dijabat Damsi A SSos yang digeser saat mutasi jilid empat beberapa waktu lalu.

Perombakan terjadi dalam mutasi dan rotasi di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang gelombang kelima, pada Senin sore (30/7). Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang, Zamzami Zubir SE MM melantik 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terkena mutasi dan rotasi untuk melaksanakan tugas.

“Mutasi dalam sebuah jabatan bukanlah permasalahan, karena memang hal biasa yang terjadi dalam sebuah tata kelola organisasi. Jadi ASN harus tetap berkerja sesuai dengan tupoksinya, jalankan tugas sebaik mungkin dimanapun ditempatkan,” kata Zamzami.

Secara total ada pegeseran untuk jabatan eselon IV sebanyak 38 orang dan eselon III 12 orang guna melaksanakan penyegaran posisi agar dapat memaksimalkan program pemerintah dalam membangunan daerah.



“Di Kepahiang tentunya mutasi tidak terlalu cepat, jika kita lihat di lembaga lain seperti Pangdam itu dalam 2 tahun sudah tiga kali ganti, tentunya pergeseran itu merupakan hal biasa karena terjadi disemua organisasi atau lembaga lainnya,” ucap Zamzami.

Sekda mengingatkan, agar Kabid dan Kadis dimasing-masing OPD supaya memaksimalkan tanggunjawab dalam melaksanakan tugas. Karena sejauh ini masih banyak kekeliruan yang dilakukan jajaran ASN dalam berkerja hingga hasil pekerjaan terkadang tidak maksimal. “Misal banyak sekali surat yang masuk ke sekda, bupati atau wabup itu masih salah pengetikannya. Bahkan ada yang tidak memiliki paraf kabid atau kadis terkait. Kalaupun ada paraf hanya dari asisten. Ini tentunya sepele tetapi fatal jadinya, sebab paraf itu menunjukan tanggungjawab kerja di masing-masing tingkatan,” sebutnya.

Ia mengatakan, dengan adanya mutasi jilid lima diharapkan kesalahan-kesalahan sebelumnya dapat diperbaikan hingga tidak lagi terjadi. “Saya ingatkan kepada ASN yang baru saya dilantik agar membaca kembali tugas pokok dan fungsi, supaya dapat dipelajari apa tanggungjawab dan kewajiban dalam jabatan yang diemban. Supaya tidak melakukan kesalahan dalam berkerja,” tutur Sekda.