DAK Fisik Naik Rp 24,6 M

ERICK/Bengkulu Ekspress
RAPAT FINALISASI: Bappeda Lebong bersama OPD, terkait penerima DAk fisik ketika melaksanakan rapat finalisasi

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong di tahun 2019 meningkat sebesar Rp 24,6 miliar. Karena di tahun 2019 ini sebesar Rp 74 miliar lebih, sementara di tahun 2018 sebesar Rp 49,5 miliar. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi mengatakan, bahwa pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah melaksanakan finalisasi DAK fisik tahun 2019 untuk Kabupaten Lebong.

“Kita telah selesai melaksanakan rapat bersama, namun memang masih ada beberapa bidang yang belum lock data dan approval RK, “ jelasnya, kemarin (08/01).

Dijelaskannya, setelah rekapitulasi DAK fisik Kabupaten Lebong telah masuk finalisasi. selanjutnya masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima DAK fisik dapat langsung menindaklanjutinya agar pelaksanaan pembangunan fisik bisa secepatnya dilakukan. “Baik menyiapkan dokumen lelang serta yang lainnya,” sampainya.

Ditambahkan Eddy, meningkatnya jumlah DAK fisik yang diterima Kabupaten Lebong di tahun 2019 ini, tentunya akan memberikan dampak yang sangat bagus terhadap proses percepatan pembangunan di Kabupaten Lebong.

“DAK yang didapat diperuntukan untuk pendidikan, kesehatan, irigasi, jalan dan sarana air bersih,” tutupnya.

Adapun DAK yang diterima Pemkab Lebong di tahun 2019 diperuntukan kepada 7 bidang. Yaitu DAK regular sebesar Rp 66,5 miliar lebih yang dibagi untuk Bidang Pendidikan sebesar Rp 22,9 miliar lebih yang diperuntukan untuk Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 9,6 miliar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 9,8 miliar lebih, SKB sebesar Rp 3 miliar lebih dan Perpustakaan Daerah sebesar Rp 453 juta.

Selanjutnya Bidang Kesehatan Keluarga Berencana (KB) sebesar Rp 14,9 miliar, untuk pelayanan kesehatan dasar sebesar Rp 4 miliar lebih, pelayanan kefarmasian dan perbekalan kesehatan sebesar Rp 1 miliar lebih, Pelayanan kesehatan rujukan Rp 8,7 miliar lebih dan Pengadaan peralatan pendukung imunisasi KB sebesar Rp 1,1 miliar lebih.
Selanjutnya, Bidang air minum sebesar Rp 553 juta, Bidang Pertanian sebesar Rp 2,1 miliar lebih, Bidang Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 991 juta lebih, Bidang Pariwisata sebesar Rp 2,5 miliar lebih dan Bidang jalan sebesar Rp 22,3 miliar lebih.

Sementara untuk DAK Penugasan sebesar Rp 7,5 miliar lebih yang diperuntukan untuk Bidang Kesehatan dan KB sebesar Rp 398 juta lebih, Air minum sebesar Rp 3,1 miliar lebih dan bidang irigasi sebesar Rp 3,9 miliar lebih. Dari total tersebut DAK fisik yang diterima sebesar Rp 74.011.478.000,’.(614)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*