Curup-Lebong Lumpuh 4 Jam

RIMBO PENGADANG, BE – Jalan lintas Lebong-Curup pada Jum’at (21/12) malam lalu sempat lumpuh selama kurang lebih 4 jam akibat adanya longsor di Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang.  Akibatnya antrean kendaraan dari arah Curup maupun dari arah Lebong macet dan mengganggu arus lalu lintas akibat longsor sepanjang kurang lebih 20 meter.

Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi SIk melalui Kapolsek Rimbo Pengadang Ipda Supar sakru membenarkan adanya longsor tersebut, dikatakannya longsor tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan deras yang mengguyur Lebong sejak sore. Mengetahui adanya longsor, anggota Polsek Rimbo pengadang dibantu pihak Dinas PU dan Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kabupaten lebong langsung turun untuk menyingkirkan material longsor yang menutup badan jalan tersebut dengan bantuan alat berat.
“Jalan baru dapat dilewati sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, namun sekitar jam 11 malam jalan sudah bisa dilewati ta

pi satu arah, hal itu dilakukan agar kemacetan tidak terlalu panjang. Nah sekitar jam 01.00 WIB baru jalan tersebut benar-benar terbuka,” jelas Supar.
Selain itu, Bustanul (29) salah satu karyawan Daihatsu Bengkulu yang melintasi jalan tersebut pada Sabtu (22/12) malam kemarin mengatakan jika material bekas longsoran yang berada dipinggir jalan kembali menutup sebagian badan jalan akibat terbawa air hujan. Namun kondisi tersebut tidak membuat seluruh badan jalan tertutup, tetapi hal terseut sangat mengganggu arus lalu lintas dikarenakan jika ada dua kendaraan yang berpapasan saat melintasi jalan tersebut harus ada salah satu kendaraan yang berhenti.

“Jum’at malam kemarin saat saya lewat pas longsor, jalan tersebut sudah dibersihkan oleh alat berat. Tetapi saat saya lewat sekarang (Sabtu malam, red) material longsor kemarin kembali menutup sebagian badan jalan. Dengan kondisi seperti ini tentunya sangat membahayakan pengendara terutama pengendara motor akibat jalan yang licin akibat banyaknya tanah dan lumpur yang menutup jalan.  Untuk itu saya berharap pihak terkait jika membersihkan material longsor untuk benar-benar membersihkannya jangan sampai jalan ini tertutup kembali,” pungkas Bustanul yang diwawancarai wartawan di lokasi longsor. (777)