Curi Karet, Dihajar Massa

BONYOK : Tsk An, bonyok diamuk massa saat tertangkap mencuri karet warga

SELEBAR, BE – Apes dialami An (29) warga Desa Padang Kuas Dusun Jalur Dua RT 04 Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Dia harus dirawat di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu setelah sekujur tubuhnya mengalami luka-luka akibat dihajar massa. Duda 1 anak ini tertangkap tangan tengah mencuri getah karet milik Ba (37) di RT 26 Kelurahan Betungan. Akibat amukan massa tersebut, An mengalami luka di pelipis mata kanan dengan 6 jahitan, kepala bagian belakang, pelipis kiri dan punggung lebam, luka di tangan kanan dengan 3 jahitan, luka di bawah bibi 3 jahitan dan kakinya nyaris patah. Data terhimpun, sebelum menjalankan aksi pencurian tersebut kejadian, Selasa malam (24/1) sekitar pukul 23.00 WIB An bersama temannya Ru meminum tuak di salah satu warung tuak di Betungan kemudian sekitar pukul 24.00 mereka pergi dan minum bir di Kafe di Betungan. Diduga mabuk, sekitar pukul 00.30 WIB mereka duduk-duduk disimpang 4 Betungan sekaligus membicarakan rencana mencuri getah karet. Setelah itu mereka pergi ke arah kebun karet dengan menggunakan sepeda motor milik Ru. Saat itu Ru masuk kedalam kebun mengambil getah, sedangkan An menunggu di atas motor. Usai mengambil getah, Ru pergi memberikan getah karet yang sudah berada dalam karung kepada An, kemudian dia kembali masuk ke dalam kebun. Belum lama kemudian, warga menangkap An dan langsung menghajarnya hingga babak belur. Sedangkan Ru langsung kabur mengetahui rekannya tertangkap. Setelah puas melampiaskan amarahnya, sekitar pukul 05.00 WIB kemarin (25/1) warga menyerahkan An ke Polsek Selebar dengan keadaan bermandikan darah. Kapolres Bengkulu, AKBP H Joko Suprayitno SST MK melalui Kapolsek Selebar, Kompol Safi’i Maulana SIK didampangi Panit Reskrim Ipda Johanes M Napitupulu membenarkan kejadian tersebut. Johanes menjelaskan, sekitar pukul 10.00WIB kemarin, An langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah di obati, An ditahan di ruang tahanan Mapolsek Selebar. Selain itu, pihaknya juga telah menyita beberapa barang bukti, seperti getah karet seberat Rp 5 Kg dan sepeda motor yang digunakan An dan Ru saat melancarkan aksinya.