Curhat Heriyanto, Petinggi Bank Bengkulu yang Sembuh dari Covid-19

Heriyanto melambaikan tangan seraya tesenyum setelah diperbolehkan pulang ke rumahnya

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Curahan hati Heryanto pasien positif Corona Virus atau Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah di Bengkulu oleh tim kesehatan RSUD M.Yunus Kota Bengkulu, Sabtu (18/4).

Heriyanto sebelumnya menjalani perawatan sejak 2 April lalu, karena berdasarkan hasil Swab pertama dinyatakan positif Covid-19 lantaran pernah kontak dengan pasien covid-19 di Jakarta. Namun kesehatannya terus membaik hari demi hari sehingga dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulangoleh tim medis.

Setelah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, Heryanto menceritakan keluh kesah, selama dirinya menjalani perawatan di ruang isolasi RSMY. Selama menjalani perawatan, HN mengaku untuk terus optimis dan meyakinkan diri untuk sembuh dari virus yang berasal dari Wuhan Cina di dalam dirinya itu.

“Selama dalam perawatan, saya menyakinkan dalam diri, dan menanamkan keinginan kuat untuk segera sembuh. Tim kesehatan juga selalu mendorong dengan memberikan motivasi setiap waktu,” ungkap salah satu petinggi Bank Bengkulu itu.

Heryanto, selama menjalani perawatan di RSMY, dirinya selalu mengikuti semua anjuran yang diberikan tim kesehatan. Selama perawatan, tim kesehatan bekerja sangat baik dan penuh perhatian, bahkan untuk jadwal makan pun, sebelum jadwalnya sudah disuguhi makanan oleh tim kesehatan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan tim kesehatan yang mendampingi selama masa perawatan,” katanya.

Heriyanto mengatakan, perhatian dari pemerintah daerah, keluarga, kantor, dan masyarakat, sangat berpengaruh besar bagi kondisi kesehatannya. Setiap hari, komunikasi intens terjalin lewat telepon dengan keluarga, sekedar menanyakan keadaan dan saling menguatkan.

“Perhatian dari berbagai pihak sangat besar, yang selalu memberikan support, begitupun pihak kantor. Di samping itu, ada keluarga yang selalu hadir memberikan motivasi, semangat dan saling menguatkan untuk segera pulih,” ujar Heriyanto sambil meneteskan air mata.

HN memberikan motivasi agar pasien Covid-19 lain tetap semangat, jauhi rasa stres,dan tingkatkan keimanan. Selain itu, ia meminta agar pasien Covid-19 untuk selalu tertib mengikuti anjuran dari tim kesehatan yang menangani.

Sementara, Direktur RSUD M Yunus Zulki Maulub Ritonga menyampaikan di awal perawatan HN sempat mengalami penurunan kesehatan hingga hari keenam, kemudian di hari selanjutnya kondisi HN terus membaik dan dokter yang menangani selalu melakukan rontgen, sehingga terpantau paru-paru HN bersih.

“Kami bersyukur, yang bersangkutan bisa pulih dan kembali kerumah. Ini menjadi pengalaman kami dalam merawat pasien Covid-19, diawal awal sempat kami pertimbangan memasang alat bantu napas. Namun, kondisi tubuh pasien yang kuat membantu proses penyembuhan lebih cepat, sehingga hingga hari ini HN diperbolehkan pulang,” jelas Zulki.

Zulki menjelaskan HN hari ini sudah diizinkan pulang setelah 16 hari dalam tahap perawatan, selanjutnya HN akan menjalani isolasi secara mandiri di tempat yang sudah disiapkan. Namun masih tetap dalam pengawasan tim kesehatan.

“Nanti HN masih menjalani tahap isolasi secara mandiri, selama 8 hari kedepan dan Terus dipantau perkembangannya, didampingi oleh tim kesehatan dari rumah sakit,” terang Zulki.

Zulki juga melaporkan bahwa berdasarkan hasil SWAB kedua pada 12 april lalu, HN dinyatakan negatif. kemudian SWAB ketiga juga sudah diambil dan hasilnya masih menunggu dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

“Keputusan HN kita ambil, setelah Swab kedia yang keluar hasilnya negatif, sekarang masih menunggu Swab ketiga,” tutupnya. (HBN)