Curah Hujan Meningkat, Waspada Banjir dan Longsor di Lebong

MENINGKAT : Tampak terlihat aliran air sungai mengalami peningkatan yang berada di kawasan perumahan masyarakat yang berpotensi banjir.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong menghimbau kepada masyarakat Lebong untuk mewaspadai banjir dan tanah longsor. Hal ini mengingat beberapa hari ini curah hujan di Kabupaten Lebong meningkat.

Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Fackhrurrozi SSos MSi mengatakan bahwa memang beberapa hari ini curah hujan di Kabupaten Lebong mengalami peningkatan, sehingga volume aliran sungai juga mengalami peningkatan.

“Meningkatnya curah hujan dapat mengakibatkan air naik ke perumahan yang menyebabkan banjir dan tanah longsor mengingat struktur tanah Lebong tidak stabil,” sampainya, Kamis (10/09).

Untuk itulah, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang rumahnya berada di sepanjang aliran sungai untuk selalu waspada dan begitu juga kepada pengguna jalan ketika hujan jangan berteduh di di bawah pohon karena potensi pohon tumbang dan tanah longsir terutama di kawasan jalan lintas Lebong Bengkulu Utara dan Lebong-Curup.

“Kita tetap selalu waspada agar bisa menghindari bencana yang terjadi,” imbaunya

Diketahui bersama, Kabupaten Lebong yang berada di bawah perbukitan juga dikelilingi puluhan aliran sungai. Sementara untuk titik longsor mencapai 90 titik untuk jalan lintas penghubung Lebong Bengkulu Utara dan Lebong-Curup.

“Titik longsor belum ditambah kawasan jalan menuju arah Kecamatan Pinnag Belapis dan kawasan lainnya,” tuturnya

Ditambahkan Rozi (panggilan sehari-hari), dirinya meminta kepada masyarakat untuk bisa melaporkan secepatnya jika diwilayah masing-masing mengalami banjir,pohon tumbang ataupun tanah longsor, sehingga bsia dilakukan penanganan secepatnya.

“Laporan kepada kami segera sehingga kami bersama stike holder bisa langsung turun ke lokasi,” tutupnya. (erick)