CPNS Bupati Ingatkan Tidak Bisa Menolong

Doni/Bengkulu Ekspress
Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid memberikan keterangan kepada awak media terkait dengan rekrutmen CPNS 2018

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Seluruh masyarakat Kabupaten Kepahiang yang akan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 agar tidak percaya dengan iming-iming bisa membantu dari oknum-oknum tertentu. Pasalnya, dengan sistem CAT yang diterapkan Kementerian PAN RB sudah menutup celah kecurangan untuk menentukan peserta lulus seleksi sebagaimana priode-priode sebelumnya.

Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM menegaskan jangankan sekedar perjabat biasa, dirinya saja tak dapat membantu meloloskan peserta seleksi. Sebab, pelaksanaan tes berbasis komputer tersebut menampilkan hasil sesuai dengan kemampuan para peserta. “Ya jangankan yang lain, bupati saja tidak bisa membantu. Jadi jangan percaya jika ada yang menawarkan bisa membantu,” tegas Hidayatullah Rabu (12/9).

Ia mengingatkan jika aturan pelaksanaan dan syarat peserta tes CPNS sudah tercantum dilink website sscn.bkn.go.id. Sehingga seluruh warga yang berminat menjadi abdi negara untuk dapat mempersiapkan syarat.

“Kalau pendaftaran dimulai tanggal 19 september, online pendaftarannya. Jadi silahkan bukan linknya, disana sudah mengatur seluruh syaratnya dan formasi sesuai dengan ketentuan jadi bisa disiapkan,” tuturnya.

Bupati mengatakan jika dirinya sama sekali tidak dapat ikut campur dalam penentuan kelulusan, karena peserta seleksi bisa berasal dari daerah mana saja. Akibat pendaftaran berlangsung secara terbuka untuk seluruh daerah.



“Jadi nanti bisa saja yang lolos itu orang atau peserta dari DKI Jakarta. Karena komputer itu langsung menunjukkan hasil sesuai dengan kemampuan didapat,” katanya.

Kekhawatiran sendiri dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang jika peserta yang lulus merupakan warga luar, bisa membuat Kepahiang menjadi daerah mencari NIP semata. Sebab orang-orang tersebut akan mengajukan pindah tugas setelah prajabatan. “Itu kekhawatiran kita sendiri, namun apa boleh buat karena aturannya memungkinkan itu.

Kalau saya pribadi maunya peserta CPNS kita yang seluruh warga Kabupaten Kepahiang,” ucapnya. Bupati menegaskan anggota keluarganya, tim sukses ataupun pendukungnya agar tidak datang berulang kerumahnya hanya untuk meminta tolong CPNS. Sebab, dirinya sama sekali tidak bisa membantu untuk meloloskan peserta CPNS

. “Jadi saya ingatkan untuk tidak datang kerumah bupati siang malam, hanya untuk minta tolong tes CPNS sebab bupati saja tidak bisa. Anak saya jika lulus saya tidak bisa membantu,” tuturnya. Kabupaten Kepahiang sendiri mendapatkan kouta formasi CPNS sebanyak 292 terdiri tenaga pendidik (Guru) 162 orang, tenaga kesehatan 100 orang, tenaga teknis 30 orang dan honorer K2 sebanyak 2 orang. “Ini yang banyak peminatnya tenaga teknis, kita hanya dapat 30 orang,” ujar Bupati. (320)