Coffee Morning, Kajari Ingatkan OPD

Ist/BE
Coffee Morning FKPD Kabupaten Kepahiang membahas soal Ideologi Politik Ekonomi Sosial Budaya Pertahanan Keamanan (Ipoleksosbudhankam) diwilayah Kabupaten Kepahiang.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Kegiatan Coffee Morning Forum Koordinasi (FKPD) Kabupaten Kepahiang, berlangsung di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kepahiang Selasa pagi (5/11). Kegiatan ini membahas pemersalahan Ideologi Politik Ekonomi Sosial Budaya Pertahanan Keamanan (Ipoleksosbudhankam). Pada Pertemuan lintas pimpinan lembaga ini, Kajari Syaifuddin SH MH, yang hadir mengingatkan organisasi perangkat daerah mengenai pendataan aset.

Menurut Kajari, untuk memperjelas aset di Kabupaten Kepahiang, seluruh OPD harus kembali melakukan inventaris, baik aset yang bergerak ataupun aset tidak bergerak, sehingga potensi kekayaan dimiliki oleh Pemkab Kepahiang dapat diketahui dengan jelas hingga tidak menjadi bermasalah dikemudian hari. Mengenai inventarisasi aset juga menjadi tugas pengacara negara,.

”Mohon kiranya kepada bapak bupati untuk memerintahkan kepada OPD yang berwenang mengurus aset di Kepahiang. Kita siap membantu dalam melakukan perjelasan aset. Jangan sampai aset Kabupaten Kepahiang, banyak, tetapi tidak jelas,” ungkapnya.

Kajari meyakini masih banyak aset milik Pemkab Kepahiang belum jelas, sehingga harus ada pendataan ulang. Dengan pendataan dari OPD atau instansi terkait dalam pemerintahan dapat membantu pemerintahan memperjelas seluruh aset daerah.

Selanjutnya, Kajari juga menyoroti polemik dikalangan masyarakat akibat dari Media sosial (Medsos). Dirinya juga meminta kepada Diskominfo Persandian Statistik Kepahiang, untuk melakukan patroli, sehingga seluruh hal yang bisa menimbulkan kekacauan bisa ditindaklanjuti dan jangan sampai dibiarkan saja. “Kominfo harus berperan dalam pengawasan di Medsos, karena itu memang bidangnya. Terdapat masyarakat yang diiduga melakukan kegiatan bukan atas kepentingan idealisme dan kejujuran dalam mengungkapkan sebuah fakta, tetapi atas suatu kepentingan pribadi dan golongan,” sebut Lalu.

Kapolres Kepahiang AKBP. Pahala Simanjuntak, S.Ik mengatakan dari pengawasan Polres sepanjang tahun 2019 tidak ada hal sifatnya menonjol. Kasus yang terjadi masih seperti biasa, seperti penyalahgunaan obat dan sejumlah kasus pidana lain. Tindaklanjutnya, juga sudah dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat termasuk kepada pelajar di Kabupaten Kepahiang. “Satu hal yang saya minta supaya supaya penindakan terkait obat – obatan terlarang diperkuat lagi dengan Perda, sehingga tindakan bisa dilakukan dalam penertiban di lingkungan masyarakat,” minta Kapolres.

Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM menuturkan, untuk menciptakan Kabupaten Kepahiang, aman, nyaman dan damai tak lepas dari peran seluruh FKPD di Kabupaten Kepahiang dan seluruh masyarakat Kepahiang. Dengan itupula dirinya mengajak supaya seluruhnya berperan dalam pembangunan serta dalam menciptakan situasi yang tetap aman sehingga Kabupaten Kepahiang ke depan bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat. “Masukan dari sejumlah pihak akan kita terima dan akan kita tindaklanjuti, dengan harapan ke depan Kabupaten Kepahaing bisa maju seperti yang kita inginkan.

Baik dari segi pembangunan infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan daris ejumlah sektor lainnya,” tutup Bupati. Kegiatan coffe morning berlangsung dengan lancar dengan dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkominda), Kajari Syaifuddin, Kapolres AKBP Pahala Simanjuntak SIk, Dandim 0409 Letkol Inf. Sigit Purwoko SE, ketua DPRD Windra Purnawan SP, Bupati Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU serta jajaran pejabat lainnya. (320)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*