Ciptakan 1.000 Lapangan Kerja Sebelum Terpilih

Yogi Pramadani

Mengenal Yogi Pramadani, Balon Bupati BS Termuda

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Konstelasi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bengkulu Selatan pada 2020 mendatang berjalan dinamis. Sejumlah tokoh pun menyatakan siap maju, salah satunya Yogi Pramadani. Pria kelahiran Bandung, 21 Februari 1995 ini memiliki tekad yang kuat untuk maju menjadi Calon Bupati Bengkulu Selatan. Yogi mengaku dirinya memiliki tekad yang kuat untuk maju mencalonkan diri menjadi Bupati Bengkulu Selatan 2020 mendatang melalui jalur Independen. Keinginan tersebut muncul karena tingginya harapan dari para pemuda di Bengkulu Selatan yang mempercayakan dirinya untuk membangun daerah.

Hal ini mengingat banyak pemuda di sana merasa kecewa terhadap pemerintah daerah yang gagal menciptakan lapangan pekerjaan. Atas dasar tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Raflesia Group ini berusaha memenuhi aspirasi para pemuda di daerahnya.

“Alasan kenapa nekad nyalon jadi bupati karena dorongan dari teman-teman di Bengkulu Selatan, mereka kecewa dengan pemerintah daerah karena sudah gagal menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Yogi, kemarin (11/10).

Demi merealisasikan harapan para pemuda di Bengkulu Selatan tersebut, Yogi telah mendirikan posko dan sanggar di setiap kecamatan. Tujuan dari pendirian posko dan sanggar tersebut adalah untuk melatih masyarakat agar memiliki keterampilan dan kreativitas.

Dimana saat ini telah berdiri sebanyak 3 sanggar di Kecamatan Seginim, Air Nipis, dan Ulu Manna. Kemudian sebanyak 3 posko telah didirikan di Kecamatan Seginim, Air Nipis, dan Manna. “Saya berharap nantinya 11 kecamatan di Bengkulu Selatan semuanya ada sanggar dan posko, sehingga mereka bisa memperoleh tambahan ilmu pengetahuan sekaligus pandai berbisnis,” tutur Yogi.

Dijelaskannya, setiap sanggar dimanfaatkan masyarakat untuk saling berbagi informasi dan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Dimana mereka akan diajarkan cara mengoperasikan komputer, berbahasa inggris, diskusi kepemudaaan, kegiatan bisnis, termasuk juga kegiatan seni dan budaya.

Selain itu, mereka juga diajarkan cara berbisnis sarang burung walet di setiap posko. Dimana mereka dilatih bagaimana cara mencuci sarang burung walet. “Kalau di Sanggar mereka diajarkan ilmu berbisnis, nah di Posko mereka diajarkan cara berbisnis dan mencuci sarang walet. Harapan kita pada November 2019 ini, 3 posko yang kita miliki mampu menyerap 100 tenaga kerja lokal untuk mencuci sarang burung walet,” ujar Eksportir Sarang Burung Walet asal Bengkulu ini.

Ia berharap ada 1.000 orang tenaga kerja mampu terserap dari kegiatan yang dilakukannya ini. Meskipun jumlahnya belum begitu besar, akan tetapi setelah dirinya terpilih menjadi Bupati Bengkulu Selatan pada 2020 mendatang, maka lebih dari 10.000 orang akan memiliki pekerjaan dengan penghasilan minimal Rp 2 juta dari bisnis mencuci sarang burung walet. “Saya menentang keras money politik dan lebih mengedepankan value politik seperti melakukan pelatihan dan mengajarkan bisnis ke masyarakat, bukan memberikan uang, karena kalau memberi uang hanya bisa dirasakan satu hari, tapi kalau mengajarkan bisnis dampaknya bisa dirasakan secara terus menerus,” kata Yogi.

Hal itulah yang membuat pengusaha muda sukses asal Bengkulu ini rela membagikan ilmunya kepada masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan. Bahkan hampir setiap hari, ia melakukan sosialisasi dari satu desa ke desa. Tujuannya hanya satu, bukan untuk berpolitik ataupun pencitraan, akan tetapi berharap banyak masyarakat bisa berbisnis tanpa harus dibebani oleh lahan pertanian.

Pasalnya, saat ini ketersediaan lahan untuk bertani di Bengkulu Selatan sudah semakin sedikit sehingga membuat produktivitas mereka menjadi rendah dan secara signifikan berpengaruh ke pendapatan. “Masyarakat di sana tidak bisa lagi bertahan dengan lahan pertanian, karena sudah banyak lahannya dijual dan menjadi sempit. Oleh karena itu, mereka harus memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan penghasilan seperti menjadi Youtuber atau berjualan di media sosial,” tutur Pembicara Seminar Nasional terkait Sarang Burung Walet ini.

Ia berpesan kepada seluruh calon Bupati Bengkulu Selatan agar dapat berpolitik secara sehat dan positif. Bangunlah daerah ini menjadi daerah yang maju dan sejahtera, serta buatlah perubahan untuk daerah ini lebih baik lagi. “Ini bukan tentang saya, ini tentang kita, tentang masa depan kita bersama. Jangan menunggu perubahan, tapi mari buat perubahan, bersama kita bisa,” tutupnya.(999)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*