Chaidir : Suplai Air PDAM Tak Layak Konsumsi

MUKOMUKO,BE – Ketua dewan pengawas  PDAM Tirta Selagan Kabupaten Mukomuko Chaidir Anuar mengakui bahwa suplai air PDAM yang disuplai ke masyarakat khususnya pelanggan PDAM dinilai tak layak untuk dikonsumsi. “Khusus untuk air yang distribusikan di wilayah Kota Mukomuko ini memang tak layak untuk dikonsumsi sebagai mana yang sering disampaikan Bupati bahwa yang ada adalah PDAM air asin,” akunya.

Kendati demikian, kata Chaidir, untuk itulah pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin mengajukan pinjaman ke pusat investasi pemerintah (PIP). Saat ini pinjaman tersebut masih dalam proses dan diharapkan dalam waktu dekat ini pinjaman tersebut sudah bisa digunakan dan masyarakat di Mukomuko segera mendapatkan pelayanan dan suplai air bersih yang layak untuk dikonsumsi.

Sedangkan untuk pelayan PDAM di wilayah Kecamatan Ipuh, lanjut Chaidir, sudah terbilang optimal dan air yang disalurkan pun bisa dikatakan layak konsumsi. “Kalau untuk wilayah Ipuh dan sekitar pelayanannya cukup optimal dan air yang disuplaikan layak untuk dikonsumsi. Hanya di Kota Mukomuko dan sekitarnya saja yang pelayanan sangat perlu adanya pembenahan,” ujarnya.

Lanjut Asisten II Pemkab Mukomuko itu direncanakan pelayanan di wilayah Kecamatan Ipuh yang sudah optimal itu direncanakan ada kenaikan tarif. Untuk kenaikn tarif itu pihaknya akan melihat dulu berapa biaya produksi dan lainnya. “Untuk pelayanan PDAM yang sudah optimal akan ada kenaikan tarif. Berapa kenaikannya belum dapat kita beberkan karena masih akan dilakukan evaluasi dan akan dihitung  terlebih dahulu seperti berapa biaya produksi dan lainnya. Untuk saat ini tarif PDAM Rp 750/kubikasi,” tutupnya. (900)