Cermin Rambu Lalu Lintas, Dicuri

ERICK/Bengkulu Ekspress DICURI: Salah satu cermin rambu lalulintas yang telah dicuri di salah satu tikungan kawasan Kecamatan Lebong Atas.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Baru Berapa bulan dipasang, sebanyak 3 unit dari total 34 unit cermin lalu lintas yang dipasang di tikungan dicuri oleh orang-orang tak bertanggung jawab.  Pantauan Bengkulu Ekspress  di lapangan, setidaknya untuk cermin lalulintas yang baru di pasang Bidang Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Kabupaten Lebong telah hilang di 3 titik yang berbeda.

Yaitu 1 titik di kawasan Bukit Resam Kecamatan Lebong Utara, 1 titik di kawasan Kecamatan Rimbo Pengadang yang hanya hilang cerminnya saja. Sementara 1 titik lagi berada di kawasan tikungan Air Putih Kecamatan Pinang Berlapis yang hilang bersama tiang-tiangnya yang sebelumnya dipasang dan di cor.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Dinas PUPRP Kabupaten Lebong, Ummi Haidar Rambe ST MSi mengatakan, bahwa cermin lalu lintas sebenarnya sangat bermanfaat, terutama ketika sedang melintas di tikungan dan bisa melihat apakah ada lawan sama-sama melintas atau tidak.

“Kita pasang di tikungan-tikungan yang dianggap rawan kecelakaan lalu lintas, sehingga dapat mengantisipasi kecelakaan,” jelasnya, kemarin (25/03)

Ditambahkan Ummi, dipasangnya rambu-rambu lalu lintas merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi masalah penerangan yang saat ini masih minim penerangan. Akan tetapi rambu-rambu lalulintas yang belum lama dipasang, malah hilang oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.



“Seperti di kawasan Rimbo Pengadang, hilangnya cermin di titik tersebut untuk kedua kalinya,” ucapnya.

Sementara untuk di kawasan Desa Air Putih, cermin yang hilang mulai dari tiang-tiangnnya merupakn salah satu tikungan yang sangat rawan kecelakaan. Bahkan tikungan yang cerminnya telah dicuri, pernah menelan korban jiwa. “Kita bingung aja, apa guna mereka mencuri cermin tersebut,” ujarnya

Ditambahkan Ummi, masih adanya masyarakat yang sukanya mencuri rambu-rambu lalulintas, menunjukan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan pengguna jalanm masih sangat kurang.
“Kita berharap saja mudah-mudahan tidak ada lagi pencurian rambu-rambu lalu lintas,” tutup Ummi.(614)