Cerita Senator Bengkulu Sembuh dari Covid-19 Karena Rutin Konsumsi Minuman Herbal

Foto Hendrik/ BE – Anggota DPD RI H. Ahmad Kanedi mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu,

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu H. Ahmad Kanedi yang sempat positif virus corona atau Covid-19 berangsur sembuh usai rutin konsumsi minuman herbal olahan sendiri.

Anggota DPD RI sekaligus mantan Walikota Bengkulu itu dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Agustus lalu yang tercatat pada kasus 218.

Ketika dinyatakan positif Covid-19, pria akrab disapa ‘Bang Ken’ itu mengaku sempat shock dan terkejut karena tidak tahu terpapar dari mana

“Saat itu, sempat shock karena tidak tahu terpapar darimana. Karena sendirinya selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan dari menggunakan masker, dan cuci tangan,” kata Bang Ken, Jumat (16/10).

Menurutnya, awal dirinya mengetahui terpapar Covid-19 saat memeriksakan diri dan uji swab ke dokter lantaran mengalami demam yang cukup tinggi dan merasa pusing. Namun setelah memeriksakan diri dan hasil swab keluar dirinya dinyatakan positif Covid-19.

“Ketika dinyatakan positif Covid-19, saya langsung melakukan isolasi di rumah sakit M. Yunus (RSMY) Bengkulu,” tuturnya.

Diceritakan Bang Ken, saat menjalani isolasi dirinya terus tekun mengikuti protokoler untuk penyembuhan dari petugas medis seperti memperbanyak istirahat, minum vitamin dan berolahraga.

Selain itu, dirinya juga mengkonsumsi minuman herbal olahan sendiri seperti rebusan daun muda sungkai, jahe merah dan dan minuman dari kunyit.

“Obat herbal olahan sendiri yang saya konsumsi dinilai mampu meningkatkan imunitas tubuh. Namun yang paling penting selain konsumsi vitamin dari petugas medis dan minuman herbal, kunci sembuh lainnya harus sabar dan tawakal,” ungkapnya.

Ia meminta agar masyarakat yang terpapar Covid-19 untuk tidak stres dan tetap semangat agar imunitas tubuh tetap terjaga dan mampu melawan virus dari Wuhan itu. Dirinya juga mengimbau masyarakat Bengkulu bahwa Covid-19 ini ada dan nyata, namun tidak untuk ditakuti.

Bang Ken menambahkan, masyarakat agar jangan terlalu takut dan jangan cemas meskipun belum ada obat dan vaksin Covid-19. Namun dirinya berpesan agar masyarakat tidak abai dan memperketat Prokes Covid-19 dimanapun dan kapanpun. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*