Cemaskan Serbuan Peserta Luar Daerah

Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid
Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid

SEMENTARA ITU, Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mencemaskan serbuan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari luar daerah. Pasalnya, dengan sistem CAT dan pendaftaran online terpadu dilink BKN membuat tes CPNS bisa diikuti peserta dari daerah mana saja. Baik dari kota besar seperti dari Jakarta hingga kawasan timur Indonesia bisa ikut mendaftar.

Dia mengkhawatirkan jika nanti CPNS yang lulus hanya memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) semata. “Nanti kalau sudah prajabatan, merekan akan banyak alasan untuk pindah. Mulai ikut suami-lah, ataupun masalah keluarga-lah, inilah yang saya takutkan karena sistemnya yang begini, ” ucap Bupati.

Iapun mengingatkan generasi muda atau masyarakat Kabupaten Kepahiang yang berminat menjadi abdi negara agar benar-benar mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mulai dari persyaratan hingga kemampuan dalam seleksi. Sehingga warga Kepahiang tak kala bersaing dengan para pendatang yang hadir hanya untuk seleksi CPNS.

“Warga Kepahiang yang akan ikut tes, saya sarankan untuk sering-sering buka link pendaftaran CPNS. sscn.bkn.go.id cari tahu semua info disana agar tidak ketinggalan dan bisa mempersiapkan diri dengan baik, ” tegasnya.

Bupati mengaku Pemkab Kepahiang tak dapat berbuat banyak untuk mengutamakan warga atau penduduk Kabupaten Kepahiang dalam seleksi CPNS 2018. Sebab, mekanisme perekrutan sudah dikendalikan pemerintah pusat, hingga semua kendali berada dikementerian bahkan lokasi tespun belum dapat dipastikan bisa didaerah atau tidak.

“Kondisinya berbeda dengan zaman pak Bando dulu masih lembar LJK mungkin bisa dibantu. Kalau sekarang CAT semua pakai komputer dan online jadi Bupati saja tidak bisa bantu apa lagi yang lain, ” tegasnya.

Bupati mengingatkan masyarakat untuk tidak tegoda dengan janji manis calon CPNS. Sekalipun mencatut nama Bupati, bahkan dirinya meminta warga melaporkan langsung pelaku keaparat penegak hukum dan dirinya jika ada oknum pejabatan menjadi calo CPNS dengan mencatut namanya. “Jadi saya sampaikan tidak usaha, siang malam hingga berkali kali datang kerumah saya untuk minta bantu lolos CPNS karena saya tegas tidak bisa. Bahkan anak saya jika mau lulus saya tidak bisa membantu, ” ucapnya.

Foto : IST

Pemkab Kepahiang mendapatkan kuota formasi CPNS sebanyak 292 dengan rincian tenaga guru sebanyak 160 orang, tenaga kesehatan 100 orang dan tenaga teknis 30 orang ditambah jalur Honorer K2 sebanyak 2 orang. Waktu pendaftaran CPNS dimulai 19 september 2018.

Luus  CPNS, Wajib Mengabdi 10 Tahun

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menentapkan aturan, bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lulus nantinya, wajib mengabdi minimal 10 tahun di jabatan yang dilamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK), Dei Natali Handy mengatakan, syarat tersebut harus dipenuhi oleh pelamar dengan membuat surat pernyataan untuk tidak pindah selama 10 tahun. “Kalau sudah lulus, wajib buat pernyataan itu,” terang Dei kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (13/9).

Dengan pembuatan surat pernyataan itu, maka CPNS yang lulus tidak boleh pindah dari jabatan yang dilamar. Baik itu pindah ke luar daerah maupun keluar provinsi dengan alasan apapun. Untuk itu, ketika mengajukan lamaran nanti maka harus difikirkan secara matang, jabatan dan daerah mana yang akan dilamar. “Apapun alasannya tidak boleh pindah. Kecuali sudah lebih dari 10 tahun,” tegasnya.

Pemindahaan itu nanti tentu harus mendapatkan izin dari KemenPAN-RB. Siapapun pejabatnnya, tetap tidak boleh dipindahkan. Hal ini sebagai bentuk pengabdiaan CPNS itu di daerah. Sebab, jika terus pindah dan dimudahkan maka dipastikan CPNS itu tidak akan fokus pada jabatannya. “Kecuali ada izin dari MenPAN-RB, mungkin bisa pindah. Ada kebijakaan lain,” papar Dei.

Untuk itu, pada rekrutmen CPNS tahun ini, semua pelamar diberikan kebebasan untuk mendaftar di jabatan dan di lokasi mana saja. Termasuk tidak membatasi sesuai dengan alamat tempat tinggal. Baik itu dari provinsi lain, maupun daerah lain bisa mendaftar dimana saja sesuai formasi dan kuota yang dibuka. “Diberikan kebebasan silahkan daftar dimana saja, tidak perlu harus berpatokan dengan KTP tempat tinggalnya,” katanya.

Seperti diketahui, kuota CPNS di Provinsi Bengkulu ada sebanyak 2.650 CPNS yang akan diperebutkan oleh calon pelamar. Terdiri dari tenaga guru 1.493 orang, tenaga kesehatan 746 orang, teknis 392 orang dan honorer K2 sebanyak 19 orang.

Jatah penerimaan CPNS untuk di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu totalnya ada 317 orang, terdiri 201 orang guru, 55 orang tenaga kesehatan dan 61 orang teknis. Dei mengatakan, sampai saat ini belum ada perubahaan pembukaan pedaftarakan akan tetap dibuka pada tanggal 19 September mendatang. Caranya tetap, calon pendaftar hanya bisa mendaftarkan dirinya sebagai CPNS melalui situs resmi pemerintah pada portal http://sscn.bkn.go.id. “Silahkan pilih lokasi yang akan didaftarkan nanti,” tegas Dei.

Sementara itu, untuk formasi atau jurusan apa saja yang akan diterima, hingga saat ini KemenPAN-RB belum mengeluarkannya. Dei mengatakan, formasi sesuai jurusan itu akan disusulkan oleh KemenPAN-RB kepada daerah. Tidak hanya formasi yang dicocokkan dengan tugas yang ditawarkan. “Kalau yang jurusan apa saja yang dibutuhkan itu kita masih menunggu. Nanti akan disusulkan dari kementeriaan,” pungkasnya. (151/320)