Ceko Juara Grup A, Yunani Runner Up

Melalui perjuangan yang dramatis, Yunani akhirnya menghempaskan Rusia dari asa lolos keperdelapan final. Gol diciptakan Giorgos Karagounis pada menit ke-45+2 membawa Yunani menjadi runner up grup A.

Sementara Republik Ceko berhasil lolos ke perempat final setelah mengalahkan Polandia 1-0 dalam laga terakhir babak penyisihan Grup A Piala Eropa di Stadion Municipal, Minggu (17/6/2012) dinihari WIB. Dengan kemenangan itu, Ceko menguasai klasemen Grup A dengan koleksi enam poin.  Gol semata wayang Ceko diciptakan Petr Jiracek pada menit ke-72.

Dick Advocaat, Pelatih tim nasional Rusia menilai timnya  seharusnya menang atas Yunani dan dengan begitu tidak tersingkir di fase Grup A Piala Eropa 2012. Menurutnya, dalam sepak bola hasil tidak selalu sesuai usaha dan ia mengucapkan selamat kepada Yunani.  Rusia kalah 0-1 dari Yunani. Kekalahan itu membuat Rusia harus menerima duduk di tempat ketiga dengan empat poin, atau hanya kalah “head to head” dari Yunani.

Keajaiban Yunani

Giorgos Karagounis, pemain gelandang Timnas Yunani mengatakan, keberhasilan timnya masuk perempat final Piala Eropa 2012 merupakan keajaiban. Hal tersebut ia sampaikan karena membandingkan dengan keberhasilan Yunani data ini menjuarai Piala Eropa 2004 Portugal.

“Momen ini merupakan sebuah keajaiban untuk kami semua. Ini penting untuk negara kami dan orang Yunani. Sebelumnya kami mengatakan, meski sulit, kami akan selalu berusaha sebaik mungkin. Kami mencetak gol pada momen yang tepat. Sekarang adalah saatnya merayakan keberhasilan tersebut,” ujar Karagounis.

Ia berterima kasih kepada Tuhan karena mengizinkan Yunani melaju ke babak selanjutnya. Kami tidak menyerah. ‘’Kami bisa membandingkan ini dengan momen membahagiakan di Portugal pada 2004,” tambahnya.

Sebenarnya pada paruh pertama, kedua kubu bermain cukup terbuka. Namun, hal itu diimbangi dengan soliditas di lini belakang, sehingga serangan kedua kubu tak kunjung membuahkan gol, sampai terciptanya gol Karagounis.

Rusia lebih dulu menciptakan ancaman, lewat Andrei Arshavin pada menit ketiga, yang bisa diantisipasi Michail Sifakis. Tiga menit kemudian, giliran Fanis Gekas yang melihat tembakannya dijinakkan Vyacheslav Malafeev.

Setelah tembakan Vasilis Torosidis pada menit ketujuh membentur pagar betis, Rusia membalas dengan tembakan Roman Shirokov dan Arshavin pada menit, yang semuanya kandas di tangan Sifakis.

Selepas menit ke-15, Rusia tampak lebih mendominasi permainan dan lebih sering membahayakan gawang lawan. Barisan bek Yunani kerepotan, tetapi berhasil menutup ruang, sehingga lawan kesulitan menuntaskan serangan dengan eksekusi akurat.

Sebelum gol Karagounis, Rusia melepaskan tidak kurang dari lima tembakan secara beruntun, salah satunya adalah tembakan Shirokov, yang diblok  Giannis Maniatis, pada menit ke-45.

Pada babak kedua, permainan tak banyak berubah. Rusia tetap tampil agresif dan dominan. Namun, Rusia terus mengalami kesulitan mendapatkan hasil maksimal.

Pada menit ke-54, misalnya, Roman Pavlyuchenko melepaskan tembakan, yang melesat ke atas mistar gawang Sifakis. Tiga menit kemudian, Igor Denisov melihat tembakannya meleset ke sisi kiri gawang.

Setelah tembakan Alexander Anyukov pada menit ke-69 meleset dari sasaran, Yunani mencuri serangan yang berujung tembakan dari Giorgios Tzavella dan Georgios Samaras pada menit ke-70. Sementara tembakan Tzavella membentur mistar, bola sundulan Samaras melesat ke atas gawang.

Rusia bereaksi cepat keluar dari tekanan Yunani. Usaha pertama mereka membuahkan tembakan Anyukov pada menit ke-76, yang diblok Makos.

Rusia bisa mempertahankan tekanan mereka kali ini, tetapi mereka tetap gagal mengejar ketinggalan. Sebelum peluit berbunyi panjang, Rusia mendapatkan peluang dari Shirokov dan Denisov, pada menit ke-90 dan ke-90+1. Namun, semua kandas di tangan Sifakis.

Ceko Ungguli Polandia

Setelah hanya bermain imbang tanpa gol pada babak pertama,  Ceko langsung berusaha mengendalikan permainan. Terlebih pada pertandingan lain, Ceko sempat ketar-ketir setelah Yunani unggul atas Rusia 1-0. Ceko sadar akan tersingkir jika bermain imbang dengan Polandia, sementara Yunani mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Ceko memiliki peluang emas lewat aksi Tomas Sivok pada menit ke-66. Namun, kiper Przemyslaw Tyton melakukan reaksi luar biasa dengan meninju bola dari tandukan Sivok. Tyton pun kembali membuat Ceko kembali gigit jari setelah berhasil mengamankan tembakan Baros pada menit ke-68.

Usaha Ceko berbuah manis. Petr Jiracek berhasil menghancurkan kehebatan Tyton pada menit ke-72. Baros memiliki andil besar terciptanya gol ini. Dia berhasil mencuri bola dari kaki lawan.

Setelah menguasai bola, Baros melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti lawan dan melepaskan umpan kepada Jiracek. Kemudian, Jiracek mengecoh salah satu bek lawan dan berhasil menjejalkan bola ke pojok kanan gawang Polandia.

Setelah unggul, Ceko berusaha memperkuat pertahanannya dengan memasukkan Frantisek Rajtoral, menggantikan Jiracek pada menit ke-84. Strategi itu cukup efektif meredam serangan sporadis Polandia. Alhasil, Ceko mampu menjaga keunggulan 1-0 hingga laga usai.

Hasil itu membuat Ceko berada di puncak klasemen. Sementara Rusia malah harus tersingkir karena kalah 0-1 dari Yunani. Meski memiliki nilai sama empat poin, “Negeri Mitologi” berhak atas tiket perempat final karena unggul dalam agresivitas gol saat berduel dengan tim “Beruang Merah”.

Pelatih Polandia Mundur

Secara mengejutkan, Franciszek Smuda menyatakan mundur dari jabatan pelatih tim nasional Polandia, setelah pertandingan matchday ketiga Grup A Piala Eropa melawan Ceko.  Polandia kalah 0-1 dari Ceko, dan dengan begitu gagal melaju ke babak delapan besar. Mereka mengakhiri fase grup di peringkat keempat dengan nilai dua.

“Kontrak saya habis usai Piala Eropa 2012. Kami sudah memiliki kesepakatan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Polandia, Grzegorz Lato, yaitu jika kami tidak masuk perempat final, itu tak akan diperpanjang,” jelasnya.

Pengunduran diri Smuda itu merupakan kejutan, mengingat tepat setelah laga Ceko Vs Polandia, ia bicara soal kualifikasi Piala Dunia 2014 Brasil dan peluang Polandia.  “Saya percaya kami telah mengalami kemajuan pesar. Dalam dua bulan mendatang, kami punya pertandingan kualifikasi Piala Dunia Brasil dan saya pikir, kami bisa lolos,” ujarnya.(net)