Cegah Stunting, Sekda Kaur Dorong Sinergi OPD dan Masyarakat

RAKOR: Sekda Kaur Nandar Munadi saat membuka Rakor penilaian dan aksi konvergensi stunting Kabupaten Kaur tahun 2021 dan diikuti OPD terkait diaula Bappeda Kaur, Rabu (24/3).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaur menggelar Rapat koordinasi penilaian dan aksi konvergensi stunting Kabupaten Kaur tahun 2021, Senin (25/3). Dalam rakor yang digelar diaula Bappeda Kaur dan dihadiri para kepala Puskemas dan OPD terkait itu dibuka langsung Sekda Kaur H Nandar Munadi S Sos Msi.

“Melalui Rakor ini saya berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Puskemas agar mempersiapkan data-data pendukung serta mempresentasikan realisasi kinerja OPD terhadap penanganan stunting tahun 2021 ini,”kata Sekda dalam sambutannya, Rabu (24/3).

Dikatakan Nandar, untuk Kabupaten Kaur ini ada 20 desa sebagai lokasi fokus (lokus) intervensi penurunan stunting pada 2021 ini. Intervensi itu guna menekan turunnya kasus stunting atau gizi buruk di Kabupaten Kaur.

Untuk itu, dalam menurunkan dan mencegah stunting ini ia mengimbau kepada stakeholder terkait untuk berupaya mencanangkan program dan kegiatan yang berkesinambungan khususnya untuk mencegah stunting.

”Di Kaur ini terdapat 20 desa yang menjadi lokus stunting dan disini saya minta kepada OPD terkait agar membuat program dilapangan dan juga saya tekankan agar OPD selalu mengevaluasi program yang ada. Juga selalu bersinergi dengan masyarakat desa dalam penurunan stunting ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kaur Sutapa SPd dalam sambutanya juga menyampaikan, dimana tujuan rakor penilaian delapan aksi interfrasi penurunnan stunting tahun 2021 ini, adalah untuk meningkatkan kesama pemahaman dan komintmen bersama antara OPD dan pemangku kepentingan terkait.

“Saya menekankan adanya upaya pencegahan stunting melalui keterpaduan lintas sektor dan antar tingkat OPD ini. Dimana di desa di sejumlah kabupaten yang masih cukup tinggi kasus stunting nya ini salah satunya di kabupaten Kaur, agar hal ini menjadi perhatian bersama untuk penanganannya dan kita harap tahun 2021 ini angka stunting di Kaur ini terus menurun,” harapnya. (618)