Cegah Penularan Rabies, Dispangtan Gelar Vaksinasi

BENGKULU, BE – Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait teror anjing rabies yang berkeliaran di Kota Bengkulu dan sudah menggigit sejumlah warga beberapa hari lalu, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Kamis (17/9) pagi menggelar vaksinasi di seluruh kelurahan yang ada di Kota Bengkulu.
Salah satunya di RT 04 Perumahan Dolog Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Syahrul Tamzie melalui Kabid Kesehatan Dinas Pangan dan Pertanian, Auliantua Pohan mengatakan pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap sejumlah hewan, baik kucing maupun anjing.
“Untuk pemberian vaksinasi hewan ini, akan kita lakukan sejak bulan September ini sampai bulan Desember mendatang,” ucapnya.
Ia menjelaskan, untuk keampuhan dari vaksin ini sendiri akan bertahan hingga satu tahun lamanya, sejak hewan tersebut diberikan vaksin.
“Untuk masa waktunya cukup lama yakni satu tahun, jadi kita minta kepada warga yang memiliki hewan perliharaan dan belum dilakukan vaksinasi anti rabies, bisa segera datang ke kantor kita,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pihaknya memliki 3500 dosis vaksin anti rabies yang telah diberikan oleh Dinas Kesehatan dan Pertenakan Hewan Provinsi Bengkulu.
“Namun memang dalam proses vaksinasinya tidak bisa kita lakukan secara massal akibat adanya pandemi covid-19. Oleh sebab itulah kita yang mendatangi rumah warga yang memiliki hewan peliharaan,” jelasnya.
Sementara itu, terkait keberadaan anjing liar yang telah menggit setidaknya 7 orang warga tersebut, pihaknya bersama tim laboraturium kesehatan telah melakukan penyisiran mengenai keberadaan anjing liar itu, namun keberadaan anjing tersebut belum ditemukan.
“Kita masih berusaha melakukan pencarian terhadap anjing tersebut. Untuk masyarakat harus tetap waspada sampai anjing yang mengigit tersebut tertangkap,” imbuhnya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika melihat keberadaan anjing tersebut. Jika anjing itu tertangkap, segera serahkan kepada pihaknya.
“Kita minta warga tetap waspada dan jika melihat anjing liar yang berpotensi membahayakan, langsung lapor ke kita,” tutupnya. (529)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*