Cegah Korupsi Dengan Ketauladanan

Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyampaikan materi
Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyampaikan materi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadi narasumber dalam dialog publik denga tema ‘Membangun Bengkulu Bebas dari Tindak Korupsi’ di ruang pola Bappeda Provinsi Bengkulu, Kamis (31/03/2016).

Dalam kesempatan itu, Rohidin menyampaikan beberapa penyebab terjadinya korupsi di kalangan birokrat. Diantaranya, korupsi bisa terjadi karena Kelalaian administrasi, penyalahgunaan anggaran, kesengajaan dan kebiasaan menyimpang, politik anggaran tidak sehat dan mendapatkan jabatan dengan modal uang banyak.

Untuk mengatasi itu, Rohidin membeberkan sejumlah upaya preventif untuk mencegah terjadinya korupsi. Salah satunya yakni membangun ketauladanan.

“Perilaku korupsi mudah ditiru diikuti oleh bawahan oleh karena itu pemimpin harus bersih terlebih dahulu dari korupsi,” tegasnya.

kemudian, pakta integritas yang digagas oleh Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti salah satu cara untuk menguggah birokrat untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.

“Salah satu poin pakta integritas para birokrat harus bebas dari korupsi,” sebutnya.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas di awal pemerintahannya, Rohidin berharap para pejabat dapat memberikan contoh yang baik kepada bawahannya.

Selain itu, cara untuk upaya memberantas korupsi melalui pelaporan terhadap harta kekayaan birokrat, kegiatan keagamaan, menyejahterakan birokrat, meningkatkan pemahaman peraturan perundang undangan, melakukan pengawasan, pembinaan keagamaan dan moral, paradigma anggaran harus menerapkan konsep money follow function, dan penerapan promosi jabatan dengan sistem rekrutmen terbuka. (Dil)