Cegah Kenakalan Remaja

APRIZAL/BE
Jajaran Polres BU saat memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang kenakalan remaja dan bahaya narkoba di SMPN 3 BU, kemarin.

Polres Gelar Sosialisasi di SMPN 3

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perkembangan jaman, generasi muda khususnya remaja dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang sangat berat. Terlebih dewasa ini kehidupan pemuda, terutama para pelajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya narkoba.

Untuk itu, pemerintah telah menetapkan Indonesia darurat narkoba.Sebagai aparat penegak hukum, tentunya hal tersebut menjadi keprihatinan. Guna mencegah semakin meluasnya peredaran narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara (BU), Satuan Resnarkoba Polres BU melakukan kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di kalangan remaja, khususnya bagi para pelajar di SMPN 3 Bengkulu Utara, kemarin (5/9).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta sosialisasi berjumlah 50 Orang.Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara SH, SIK MM melalui Kasat Binmas Mapolres BU Iptu Haryanto, dalam sambutannya menerangkan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran, tentang kenakalan remaja yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya para generasi muda.

Sebab, kenakalan remaja menjadi hal yang perlu di waspadai dan lebih diperhatikan, karena seiring berkembangnya seorang anak, sudah sewajarnya seorang remaja melakukan sebuah kenakalan. Namun, selama kenakalan itu masih pada tingkat yang wajar.

“Peran orang tua dalam mendidik seorang anak, apalagi remaja sangat diperlukan penanaman nilai dan norma sejak dini. Agar dapat mempengaruhi sikap dan perbuatan mental seorang anak, untuk dapat memilah dan memilih mana hal yang perlu ditiru, dan mana hal yang tidak patut ditiru,” katanya.

Haryanto menambahkan, perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja akan memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya, dan kedua tercapainya identitas peran oleh remaja.

“Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri, bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin, figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik, juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal,” ungkapnya.

Menurut Haryanto, sebenarnya kenakalan remaja itu sangat berkaitan dengan pergaulan sehari-hari remaja yang bersangkutan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kenakalan remaja, seperti perjudian dan pesta miras, maka segera dilaporkan kepada anggota pihak kepolisian atau langsung dibubarkan saat itu juga.

Lalu, untuk para orang tua agar bisa mengarahkan anak-anaknya dengan kegiatan positif. Agar tidak salah mengambil jalan. Karena faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah faktor keluarga dan faktor lingkungan sekitar.

“Untuk itu, sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya kita wajib menjaga pola pergaulan agar kita terhindar dari kenakalan remaja yang dapat mengganggu aktivitas kita,” tandasnya.(127)